Wamena (KT) – Bayi Laki-Laki seberat 1,8 Kilo Gram (KG), dibuang oleh oknum tidak dikenal di pinggir jalan, tepatnya lokasi pembuangan sampah ujung landasan Bandar Udara Wamena.
Kasat Reskrim Polres Jayawijaya, AKP Matinetta, Kamis (3/3/2022) menegaskan, Kepolisian Polres Jayawijaya akan tetap menyelidiki dan mengejar Oknum Orang Tua (Ortu), pelaku pembuang bayi laki-laki di Lokasi pembuangan sampah ujung Bandar Udara Wamena.
Kasar Reskrim Polres Jayawijaya, AKP Matinetta menyebutkan, bayi berjenis kelamin laki- laki dengan berat bayi sekitar 1.8 Kg ditemukan, Rabu (2/3/2022) dalam keadaan terbungkus dengan kain dan diletakan dalam sebuah karton dan diletakan di pinggir jalan, tepatnya di Lokasi Pembuangan Sampah Ujung Bandar Udara Wamena.
Dari keterangan saksi, Bayi malang itu ditemukan oleh Ahmad yang merupakan saksi dan berprofesi sebagai seorang Supir pada pukul 17.30 Waktu Wamena.
“Saya setelah pulang dari teman, saya kemudian naik mobil melintasi jalan Karujaya dan setelah sampai di tikungan ujung lapangan, saya melihat karton yang berada dipinggir jalan, kemudian saya menghentikan mobil yang saya kendarai selanjutnya saya turun dari mobil karena mendengar suara tangisan anak bayi tersebut,” ungkap Kasat Reskrim, mengulang ucapan Saksi.
Melihat hal tersebut, Kata Kasat Reskrim, Saksi langsung mengangkat bayi tersebut dan membawa bayi yang berada di dalam karton tersebut kedalam mobil dan selanjutnya menuju ke Klinik Viktory.
Setelah sampai di depan Klinik Viktory, saksi langsung menghubungi saudaranya Fetry yang saat itu sedang berdinas di klinik Viktory.
“Lalu saya mengatakan kepada saudara Fetry, mari ke mobil dulu, dan tidak lama kemudian saudara Fetry datang dan masuk kedalam mobil, kemudian saya tunjukan bayi laki- laki tersebut kepada saudara Fetry dan saya mengatakan tolong temani saya antarkan bayi ini ke RSUD dulu,” ungkap Kasat Reskrim mengulang Ucapan Saksi.
Setelah itu, saudara Fetry dan temannya saudara Lina menemani Saksi mengantarkan bayi malang itu ke RSUD Wamena untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik.
Namun, sangat malang nasib dari Bayi Laki-Laki Berumur 8 Bulan (Premature), karena pada pukul 19.00 atau jam 7 Malam Waktu Wamena, Bayi Laki-Laki malang itu telah meninggal Dunia.(NP)q












