SINAK, (KT)– Suasana sore di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, terasa lebih hangat pada Senin (13/4/2026). Personel Operasi Damai Cartenz 2026 bersama jajaran Polsek Sinak melakukan patroli jalan kaki menyusuri pemukiman warga. Bukan sekadar pengamanan rutin, aksi ini merupakan langkah nyata dalam merajut kepercayaan dan memastikan kedamaian menyentuh langsung akar rumput.
Langkah Kaki, Jalin Komunikasi
Dalam kegiatan ini, para personel melebur dengan aktivitas warga. Sambil memantau situasi keamanan di area-area strategis, aparat keamanan menyapa masyarakat dengan komunikasi yang terbuka dan penuh kekeluargaan. Pendekatan “jemput bola” ini bertujuan untuk:
* Menyerap Aspirasi: Mendengarkan langsung keluh kesah atau kebutuhan warga terkait keamanan lingkungan.
* Membangun Kepercayaan: Mengikis sekat antara aparat dan masyarakat melalui interaksi yang santai namun bermakna.
* Menjamin Kenyamanan: Memastikan roda ekonomi dan aktivitas sosial warga berjalan tanpa rasa khawatir.
Komitmen Pimpinan untuk Stabilitas Papua
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pola patroli dialogis adalah strategi utama untuk menjaga stabilitas di tanah Papua.
“Kehadiran kami bukan untuk memberi jarak, melainkan untuk merangkul. Dengan berjalan kaki di tengah pemukiman, kami memastikan bahwa situasi tetap kondusif sekaligus membangun fondasi komunikasi yang kuat dengan saudara-saudara kita di Sinak,” jelas Irjen Pol. Faizal.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum, menambahkan bahwa sinergi adalah kunci utama harmoni.
“Kami mengedepankan sisi pelindung dan pengayom. Ketika masyarakat merasa memiliki Polri sebagai mitra, maka keamanan swakarsa akan tercipta dengan sendirinya,” ujar Kombes Pol. Adarma.
Situasi Terkini
Berdasarkan pantauan di lapangan, situasi di Distrik Sinak dilaporkan aman dan terkendali. Respons positif mengalir dari warga setempat yang menyambut baik kehadiran petugas. Semangat kebersamaan ini diharapkan terus menjadi modal utama dalam mewujudkan Papua yang damai, maju, dan penuh rasa saling percaya.












