Dana Ostus 80:20 Dirumuskan Kembali Sementara itu Pemerintah Provinsi Papua akan mengevaluasi dan merumuskan kembali sistem pembagian dana otonomi khusus (Otsus, red) 80:20 yang selama ini diberikan ke Kabupaten/Kota se – Provinsi Papua. Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe mengatakan evaluasi dan perhitungan kembali terhadap pembagaian dana Otsus yang selama ini diberikan kepada Pemerintah Kab/Kota se – Provinsi Papua juga merupakan program kerja LUKMEN 5 tahun ke depan periode kedua ini. “Ya, kita akan sepakati kembali terhadap perubahan pembagaian dana Otsus ke Kabupaten/Kota, kita akan rumuskan secara bersama-sama lagi yang terbaik bagaimana baru, untuk kita laksanakan di tahun berikutnya,” kata Gubernur Papua, Lukas Enembe kepada wartawan di gedung Kemendagri Jakarta kemarin. Menurut Enembe, ada banyak hal yang dikerjakan, dimana pihaknya akan agendakan kedepan untuk melanjutkan program yang memang sudah menjadi prioritas selama ini. “Untuk pembagian kembali dana Otsus ini akan kita hitung ulang secara baik, kita akan hadirkan beberapa lembaga seperti dari UGM, terutama perhitungannya seperti apa nanti untuk kembai dikaji ulang,” ujarnya. Untuk periode pertama, kata Lukas Enembe, Pemerintah Provinsi Papua membagikan dana otsus 80 persen yang akan dikelolah Pemerintah Kabupaten/Kota sementara 20 persen dikelola oleh Pemerintah Provinsi Papua. “Pasti pembagian dana otsus akan kita kaji lagi, pasalnya beban APBD Provinsi Papua saat ini sangat besar, sehingga harus dilakukan perubahan kembali pemberian dana otsus ke Kabupatan/Kota tersebut,” ujarnya. Jika dirumuskan kembali sistem pembagian dana otsus, Gubernur Lukas Enembe mengaku belum pastikan berapa persen dana otsus yang akan di kelolah pemerintah Kabupaten / Kota, karena masih dilakukan kajian secara matang lagi agar tidak menimbulkan masalah tetapi bisa diterima Pemerintah Kab/Kota. “Agar dana otsus bisa tersebut dikelola secara baik oleh Pemerintah Provinsi maupun Kab/Kota, yang jelas ada beban besar APBD Provinsi saat ini, dengan adanya PON 2020 di Papua maka membutuhkan anggaran yang cukup besar, belum lagi pengalihan SMA/SMK dan pegawai kehutanan dari Kan/Kota ke Provinsi yang kini harus membebankan tambahan anggaran di Provinsi saat ini,”tambah Enembe. (bm)]]>
Menunggu Apa Terobosan Baru Lukas Enembe– Klemen Tinal
Recommendation for You

Puncak, (KT)– Satuan Tugas (Satgas) Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Puncak berhasil menangkap seorang buronan atau Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pembakaran fasilitas camp…

INTAN JAYA, (KT)– Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 Sektor Intan Jaya berhasil menemukan lokasi yang diduga kuat menjadi tempat persembunyian Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap…

MIMIKA, (KT)– Tokoh pemuda sekaligus tokoh masyarakat Suku Kamoro di Kabupaten Mimika, Damianus Samin, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 atas komitmen…

JAYAPURA, (KT)– Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polda Papua terus mempersempit ruang gerak jaringan peredaran senjata api dan amunisi ilegal di Tanah Papua….

PUNCAK JAYA, PAPUA TENGAH, (KT)– Suasana penuh kehangatan mewarnai kegiatan patroli yang dilaksanakan oleh personel Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 Sektor Puncak Jaya di Distrik…







