Nabire, (KT) – Kapolda Papua Tengah kembali menunjukkan aksi nyata dalam menyelaraskan fungsi keamanan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Langkah ini diwujudkan melalui penyerahan bantuan belasan bibit babi kepada kelompok peternak di Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, pada Jumat (5/6/2026) sore.
Langkah taktis ini menyasar lima kelompok peternak yang mencakup 25 kepala keluarga (KK). Sebanyak 15 ekor bibit babi disalurkan secara merata, di mana masing-masing kelompok menerima tiga ekor bibit untuk mulai dikembangkan secara mandiri. Prosesi penyerahan yang berlangsung hangat di halaman Polsek Makimi ini turut disaksikan oleh Kapolsek Makimi Iptu Samuel Picauly, jajaran tokoh adat, serta warga setempat.
Dalam arahannya, Kapolda menegaskan bahwa institusi Polri tidak hanya berperan sebagai penjaga keamanan, tetapi juga mitra masyarakat dalam meningkatkan taraf hidup.
“Lewat amanah jabatan ini, komitmen saya adalah memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat Papua Tengah. Saya titip pesan agar bantuan yang tidak seberapa ini dirawat, dibesarkan, dan dikembangkan dengan baik agar bisa menjadi motor penggerak ekonomi keluarga,” ujar Kapolda.
Meski stimulan yang diberikan saat ini masih dalam skala mikro, Kapolda optimistis program ini akan membawa dampak domino jika dikelola dengan konsistensi tinggi.
“Harapan besar saya adalah keberlanjutan. Begitu ternak ini berkembang biak, hasilnya bisa digulirkan ke keluarga atau kelompok lain. Dari sinilah kemandirian ekonomi lokal akan terbentuk,” tambahnya.
Di samping misi ekonomi, Kapolda juga menyelipkan pesan penting terkait stabilitas wilayah. Ia mengajak seluruh elemen warga untuk memperkuat sinergi baku jaga (saling menjaga) demi terciptanya kondusifitas Kamtibmas.
“Jika ada riak atau persoalan di tengah masyarakat, segera komunikasikan dengan Polsek. Kami siap membantu mencari solusi bersama. Keamanan itu hanya bisa tegak kalau kita semua bergandengan tangan,” tegasnya.
Apresiasi dari Akar Rumput
Kehadiran orang nomor satu di Polda Papua Tengah ini mendapat respons positif dari masyarakat adat. Ketua Adat Kampung Makimi, Arnold Mansi, mengungkapkan rasa hormatnya atas konsistensi Kapolda yang kerap turun langsung ke akar rumput.
“Ini sudah kali ketiga atau keempat beliau hadir langsung di tengah-tengah kami selama menjabat. Ini dedikasi yang luar biasa. Terlebih hari ini, kehadiran beliau membawa berkah nyata yang sangat dibutuhkan warga,” ungkap Arnold seraya berkomitmen untuk mengawal pemanfaatan bantuan tersebut.
Senada dengan itu, Yance Rumawi yang mewakili Kelompok Ternak Papua Mandiri Kampung Biha, mengapresiasi visi jangka panjang dari program bantuan ini.
“Kami tidak melihat ini sebagai bantuan sekali habis, melainkan sebuah program berkelanjutan. Kami akan kelola tahap awal ini semaksimal mungkin, sehingga hasilnya nanti bisa ditularkan ke kelompok lain demi kesejahteraan bersama,” pungkas Yance optimis.












