Eks Anggota Kelompok Bersenjata Serahkan Senpi ke TNI

Seorang warga Distrik Yapsi Kabupaten Jayapura inisial SN, menyerahkan sepucuk senjata api organik jenis Mouser no seri 2099T beserta 5 butir amunisi Kaliber 7,62 mm kepada TNI Kompi B Yonif 756/WMS, Jumat 26 Oktober 2018.

Jayapura, Kawattimur – Tak disangka efek dari perkembangan pembangunan jalan dan penerangan dan perhatian TNI di Papua, seorang warga Distrik Yapsi Kabupaten Jayapura inisial SN, menyerahkan sepucuk senjata api organik jenis Mouser no seri 2099T beserta 5 butir amunisi Kaliber 7,62 mm kepada TNI Kompi B Yonif 756/WMS, Jumat 26 Oktober 2018.

Senjata laras panjang tersebut diterima langsung oleh Komandan Kompi Kapten Inf Thomson Panjaitan bersama Pasiops Yonif 756/WMS dan Lettu Inf Robby Putra serta 14 anggotanya. Sementara dari pengakuannya, SN merupakan bagian dari kelompok yang berseberangan dengan NKRI, yang kemudian merasa dihargai oleh TNI sehingga berinisiatif mengembalikan senjata tersebut.

Senjata api organik jenis Mouser no seri 2099T beserta 5 butir amunisi Kaliber 7,62 mm

Komandan Korem 172/PWY Kolonel Inf Jonathan Binsar Sianipar melalui Komandan Kompi B Yonif 756/WMS Kapten Inf Thomson Panjaitan kepada Kawattimur, Jumat sore, mengungkapkan penyerahan senjata tersebut lantaran SN bersama warga Yapsi selama ini merasa simpatik terhadap TNI, atas terciptanya kebersamaan lewat kegiatan kepemudaan dan Ibadah Gereja yang selalu terlaksana dengan baik. Bahkan warga Yapsi sering difasilitasi TNI melalui peminjaman tenda dan kursi, serta bentuk perhatian lainnya.

“SN menghubungi Danyonif 756/WMS, Mayor Inf Arif B Situmeang tentang keinginan untuk menyerahkan barang yang tidak boleh dimiliki rakyat secara ilegal ini. Kemudian diteruskan ke Danrem 172, dan selanjutnya diinstruksikan ke kami untuk kami tindaklanjuti secara humanis, ungkap Thompson, Jumat sore.

Dijelaskan lebih lanjut, penyerahan itu berlangsung di SP 5, Distrik Yapsi. Layaknya seperti saudara kandung, SN merasa terharu saat menyerahkan senjata tersebut. Ia menilai pembangunan di Papua semakin maju dan mulai menyentuh rakyat khusunya di pedalaman seperti PLN masuk desa, Honai terang, Jalan Trans Papua Jayapura-Wamena yang memberikan dampak pada turunnya harga bahan pokok.

“Hal ini jugalah yang membuat saudara kita SN menyerahkan senjata itu. Ia juga berjanji akan terus mengajak warga atau saudara kita yang di hutan agar kembali ke pangkuan NKRI,” terangnya.

Sementara, Danrem 172/PWY Kolonel Inf Jonathan Binsar Sianipar mengapresiasi tindakan yang dilakukan oleh (SN). Ia berterimakasih atas kepercayaan masyarakat kepada TNI serta menghimbau agar bersama-sama menjaga stabilitas keamanan, disamping mengawal pembangunan Nasional di Bumi Cenderawasih ini. “Semoga dalam waktu yang tidak lama lagi, Papua akan segera sejajar dengan daerah lain di Indonesia, dalam hal pembangunan. Baik dari sisi peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan dan kesehatan maupun infrastruktur pendukung lain,” ucapnya. (Ara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *