Ibadah di GKI Martin Luther, Kapolda : Gereja Punya Peran Sentral Cegah Masalah Sosial

Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin mengikuti ibadah di gedung Gereja GKI Martin Luther Jalan Salatiga Sentani Minggu 13 Januari, bersama bersama Ibu serta anggota Mapolres Jayapura serta warha jemaat.

Jayapura – Kawattimur, Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin mengikuti ibadah di gedung Gereja GKI Martin Luther Jalan Salatiga Sentani Minggu 13 Januari, bersama bersama Ibu serta anggota Mapolres Jayapura serta warha jemaat.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Martuani Sormin, M.Si bersama Ibu, Kapolres Jayapura, AKBP Victor D. Mackbon, SH.S.IK.,MH.M.Si beserta ibu, Kabag Watper Biro SDM Polda Papua AKBP A. P. Deda, SH, Kabag Ops Polres Jayapura AKP Praja G. Wiratama, S.Ik, Kapolsek Sentani Barat, AKP Parnala Rianja, Kasat Sabhara Polres Jayapura, AKP Elias Endang, SH, Ketua Pelayanan GKI Marthen Luther Sentani Pdt. Merince Wanma S.Th, Ketua BHMJ Kab. Jayapura, Pdt. Nety Notonubun, S.Th.,M.Th, Gembala Gereja GKI Martin Luther Pdt. Fiani Samual, S.Si serta Jemaat GKI Martin Luther Sentani kurang lebih 200 orang.

Rangkaian kegiatan:
Pukul 09.08 Wit, kegiatan di mulai dengan pembacaan jadwal ibadah unsur dan pembacaan susunan acara.

Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin mengikuti ibadah di gedung Gereja GKI Martin Luther Jalan Salatiga Sentani

Pukul 09.14 Wit, ibadah di mulai dengan di pimpin oleh Ibu Pdt. Fiani Samual, S.Si dan dilanjutkan dengan rangkaian Ibadah oleh Jemaat GKI Martin Luther Sentani

Pukul 10.24 Wit, sambutan Kapolda Papua, Pertama-tama saya ingin memperkenalkan diri bersama dengan keluarga. Kami berdinas di Papua sudah masuk bulan kelima, tentunya banyak hal yang masyarakat dengar tentang saya ada yang positif dan ada yang negatif.

Salah satu program saya sebagai Kapolda Papua yaitu setiap Minggu saya pindah-pindah Gereja untuk melaksanakan Ibadah, dan kami liat Jemaat GKI cukup banyak dan bersuka cita memenuhi kewajiban kepada Tuhan, masih banyak saudara-saudara kita di luar yang belum sadar akan kewajibanya kepada Tuhan bagaiamana kita mau di kenal Tuhan secara pribadi, bagaimana kita mau di berkahi Tuhan kalau kita saja tidak pernah ke Gereja, bapak dan ibu yang datang inilah yang dapat berkat dari Tuhan.

Foto Bersama

Ada beberapa tantangan tugas kami di Papua di antaranya masalah sosial dengan keberadaan minuman keras. Papua menjadi markas peredaran Ganja seperti di Wamena banyak masyarakat kita menanam tanaman Ganja. Begitu juga Penyebaran penyakit HIV/AIDS yang sangat besar di Papua yang jumlahnaya mencapai kurang lebih 30.000 (tiga puluh ribu) penderita. Ini adalah perilaku dan budaya hidup kita yang salah.

Bapak ibu sekalian Gereja harus terlibat dalam mencegah hal-hal negatif tersebut, GKI yang besar ini harus proaktif dan mari kita sentuh anak-anak kita dengan pendidikan dan bimbingan agama. Kedepan tanggungjawab kita sebagai orang tua dan pelayan jemaat di semakin berat karena kompetisi semakin berat mari kita siapkan diri dan generasi-generasi muda kedepan.

Dalam waktu tidak lama lagi kita akan laksanakn pemilihan Legislatif dan pemlihan Presiden dan Wakil Presiden sehingga saya mengajak kepada kita semua mari kita wujudkan pelaksanaan pesta demokratis dengan bersuka cita tidak ada paksaan dan intimidasi, kita boleh berbeda pilihan namun bukan berarti kita tidak boleh duduk bersama. Ikutlah menurut kata hatimu karna siapa pun yang terpilih nanti pasti akan memberikan kontribusi aktif dalam pembanguann di Tanah Papua. (Ba)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *