JAYAPURA Kawattimur- Terhitung sejak 1 Februari 2019 pengunaan kantong plastik pada Swalayan, pertokoan dan pasar tidak bisa digunakan lagi.
Sebagai pengantinya akan di terapkan setiap warga yang berbelanja wajib membawa tas ramah lingkungan, Noken setiap kali berbelanja.
Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano mengatakan, penerapan aturan ini akan terus di lakukan di kota Jayapura, demi mencegah penumpukan sampah plastik.
“Kota Jayapura harus terbebas dari sampah plastik ,” katanya Rabu (30/1/2019)
Apalagi katanya dengan menumpuknya sampah plastik akan menimbulkan bencana banjir dan karena limbah plastik yang susah terurai dan butuh proses berpuluh-puluh tahun untuk mengurainya menjadi limbah.
“Jangan ketika banjir datang salahkan Wali Kota lagi, lihat sendiri kan plastik di mana mana bertebaran dan menyumbat saluran air,” katanya
Ia meminta kepada warga untuk bisa mengikuti aturan yang telah di keluarkan oleh pemerintah, jika tidak ada yang berkenan dengan aturan ini maka silahkan angkat kaki dari Kota Japura.
“Saya ingin menata kota ini dengan baik,indah dan bebas dari banjir kalau ada yang tidak setuju maka pergi dari sini dan silahkan bangun kota ada sendiri sesuai dengan keinginan anda,”pintanya
Juga kepada pengusaha yang tidak mengidahkan aturan pemerintah terkait pelarangan kantong plastik siap menerima sangsi yang akan di berikan.
Selain itu ia menegaskan pengunaan Noken untuk di pakai sebagai penganti kantong plastik juga untuk melestarikan kearifan lokal dan meningkatkan nilai perekonomian perajin Noken.
“Mama-mama kita akan terbantukan karena pasti Noken mereka akan di beli dan ini meningkatkan taraf ekonomi keluarganya,” tegas orang nomor satu di Kota Jayapura
Dan sementara ini Badan Lingkungan Hidup (BLH) terus melakukan sosialisasi untuk tidak mengunakan kantong plastik di lima Distrik. (ir)