Pegunungan Bintang, (KT) – Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kedamaian Papua melalui pendekatan yang menyentuh hati masyarakat. Pada Kamis (14/5/2026), personel gabungan menggelar patroli dialogis sekaligus aksi sosial di Kampung Modusit, Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang.
Tidak hanya sekadar berpatroli, aparat TNI-Polri hadir membawa senyuman, pelayanan kesehatan gratis, serta pembagian pakaian layak pakai untuk warga di wilayah pedalaman tersebut.
Aksi Nyata di Lapangan
Dipimpin oleh Dansektor Pegunungan Bintang, IPTU Budi Utomo, sebanyak 15 personel gabungan berjalan beriringan menyambangi pemukiman warga. Setibanya di Kampung Modusit, suasana hangat langsung terasa saat personel membaur, berdialog, dan mendengarkan langsung aspirasi serta cerita dari masyarakat setempat.
“Melalui patroli dialogis dan kegiatan sosial ini, kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran aparat adalah sebagai sahabat dan mitra masyarakat dalam menjaga kedamaian di Papua,” ungkap Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H.
Fokus Kegiatan Satgas di Kampung Modusit
* Patroli Dialogis: Menyambangi rumah-rumah warga untuk mempererat tali silaturahmi dan menyampaikan imbauan kamtibmas secara persuasif.
* Pelayanan Kesehatan: Memberikan pemeriksaan medis dan pengobatan gratis bagi warga kampung yang membutuhkan.
* Bantuan Sosial: Membagikan pakaian kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kebutuhan warga pedalaman.
* Pemantauan Wilayah: Memastikan situasi keamanan di sekitar Distrik Serambakon tetap stabil dan bebas dari potensi gangguan.
Kondisi Kamtibmas Dipastikan Aman
Sembari menggelar aksi sosial, tim gabungan juga melakukan penyisiran dan pemantauan situasi di seputar Distrik Serambakon dan Kota Oksibil. Hingga kegiatan berakhir, petugas tidak menemukan adanya aktivitas mencurigakan. Seluruh aktivitas masyarakat berjalan normal, dan wilayah tersebut dinyatakan dalam keadaan aman serta kondusif.
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa strategi humanis ini terbukti efektif dalam membangun kepercayaan publik.
“Pendekatan humanis melalui patroli dialogis menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Dengan komunikasi yang baik, masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran aparat sebagai pelindung sekaligus mitra,” pungkas Kombes Pol. Adarma Sinaga.
Melalui konsistensi aksi seperti ini, Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 terus menegaskan bahwa kedamaian di tanah Papua tidak hanya dibangun dengan pengamanan, tetapi juga dengan rasa kekeluargaan dan kepedulian sosial yang tulus.












