Nabire, (KT) – Komitmen Polda Papua Tengah untuk hadir di tengah masyarakat pedalaman bukan sekadar slogan.
Hal ini dibuktikan langsung oleh Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini, yang melakukan kunjungan kerja ke wilayah terpencil di Distrik Wapoga, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, pada Rabu (10/6/2026).
Terbang menggunakan helikopter,

Kapolda yang didampingi Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, mendarat di Mako Polsubsektor Wapoga, Polsek Napan. Kehadiran jenderal bintang satu ini menjadi momen bersejarah sekaligus membawa angin segar bagi warga setempat.
Mendorong Kesejahteraan Lewat Sembako dan Peternakan
Dalam kunjungan yang dipusatkan di halaman SD Negeri 01 Wapoga tersebut, Kapolda menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako serta bibit anak babi kepada masyarakat. Bantuan ini dirancang khusus untuk merangsang produktivitas ekonomi lokal berbasis peternakan.
“Hari ini saya menyerahkan sembako dan bibit anak babi. Saya hanya membawa pesan Tuhan untuk kita saling merawat dan menjaga satu sama lain. Semoga bantuan ini bermanfaat dan ternak yang diberikan dapat berkembang sehingga membawa penghasilan serta kesejahteraan bagi keluarga dan kelompok peternak,” ujar Brigjen Pol Jermias Rontini di hadapan warga.
Komitmen Pelayanan: “Polisi adalah Bagian dari Masyarakat”
Lebih dari sekadar memberi bantuan fisik, Kapolda memanfaatkan momentum ini untuk berdialog dan memotong jarak antara kepolisian dan masyarakat. Beliau menegaskan pentingnya sinergi dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Respons Cepat: Warga diimbau segera melapor ke Kapolsek jika ada persoalan di lingkungan mereka.
Keterbukaan Kritik: Kapolda membuka pintu lebar-lebar bagi masukan dari warga demi perbaikan institusi.
Kolaborasi Bersama: Menjaga keamanan bukan hanya tugas Polisi, melainkan tanggung jawab kolektif.
“Kami sebagai Polisi adalah bagian dari masyarakat. Mari kita saling membantu dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Jika ada kekurangan dalam kepemimpinan saya, silakan disampaikan. Tidak perlu formal, karena setiap masukan akan menjadi bahan perbaikan bagi kami,” tegasnya.
Apresiasi Haru dari Warga Distrik Wapoga
Kehadiran pucuk pimpinan Polda Papua Tengah di wilayah pedalaman ini memicu rasa haru yang mendalam. Kepala Kampung Kamarisano, Deki Saroi, mengungkapkan bahwa kunjungan ini adalah berkah luar biasa yang jarang mereka rasakan selama ini.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Kapolda, Kapolres, Kapolsek, dan Kapolsubsektor. Ini sesuatu yang luar biasa karena selama ini kami jarang melihat pimpinan kepolisian datang langsung ke daerah terpencil seperti Wapoga. Hari ini kami merasa diperhatikan,” ungkap Deki dengan nada bergetar.
Bagi warga Wapoga, kehadiran fisik seorang pemimpin yang mau duduk bersama dan mendengar keluh kesah mereka jauh lebih bernilai ketimbang materi bantuan yang dibawa.
“Kami tidak menyangka seorang Kapolda mau datang jauh-jauh ke kampung kami yang berada di pedalaman. Kehadiran beliau membuat kami merasa tidak sendiri. Kami melihat seorang pemimpin yang benar-benar ingin mendengar dan membantu masyarakatnya,” pungkas salah seorang tokoh masyarakat setempat.












