Jaga Kesiapsiagaan di Papua Pegunungan, Tim Kesehatan Damai Cartenz 2026 Pantau Kondisi Anggota di Yahukimo

YAHUKIMO, (KT)– Guna memastikan seluruh anggota tetap dalam kondisi fisik yang prima, Tim Kesehatan Satuan Tugas Bantuan Operasi (Satgas Banops) Damai Cartenz-2026 menggelar pemeriksaan dan pemantauan kesehatan berkala di sejumlah pos pengamanan wilayah Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Jumat (12/6/2026).

Langkah preventif ini krusial dilakukan agar personel mampu menjalankan tugas pengamanan dan pelayanan masyarakat secara maksimal di tengah tantangan lapangan yang dinamis.

Agenda pemeriksaan ini dipimpin langsung oleh Kasubsatgas Kesehatan Banops Damai Cartenz-2026, AKP dr. Fajar Audra Pratama, didampingi Dokter Satgas Banops Iptu dr. Chintya Widodo dan Bripda Ivana. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Dansektor Wilayah Yahukimo Iptu Basthian Tutupary, Kasat Intelkam Polres Yahukimo Iptu Samuel Yunus, Katim Subsatgas Kesehatan Sektor Yahukimo Ipda dr. Robertus Sindhu Guntara, serta jajaran personel lainnya.

Dalam peninjauan langsung ke pos-pos tugas tersebut, tim medis tidak hanya melakukan cek kesehatan standar, tetapi juga membuka ruang konsultasi medis, mengevaluasi kesiapan fisik anggota, hingga menginventarisir serta memastikan ketersediaan logistik obat-obatan dan layanan kesehatan di setiap pos terpenuhi secara memadai.
Program ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Operasi Damai Cartenz-2026 untuk memprioritaskan kesejahteraan personel, terutama yang mengemban tugas di wilayah dengan tantangan geografis yang cukup berat.

Kebugaran fisik yang terjaga dinilai menjadi pilar utama dalam mendukung kelancaran tugas menjaga stabilitas keamanan serta memberikan pengayoman kepada masyarakat setempat.

Secara terpisah, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa aspek kesehatan personel adalah prioritas utama yang tidak boleh diabaikan demi keberhasilan operasi.

“Medan tugas di Papua memiliki tantangan tersendiri bagi personel. Oleh sebab itu, monitoring kesehatan secara rutin sangat vital demi memastikan mereka selalu dalam kondisi siap sedia. Dengan fisik yang sehat, tugas penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal,” jelas Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani.

Senada dengan hal itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa dukungan medis yang solid merupakan fondasi untuk menjaga profesionalisme dan kesiapsiagaan seluruh anggota di lapangan.

“Melalui sistem jemput bola ke pos-pos pengamanan ini, kami ingin memastikan tidak ada hak kesehatan anggota yang terlewatkan. Kesehatan personel adalah modal paling mendasar bagi kami untuk menghadirkan rasa aman dan damai di tengah-tengah masyarakat,” tutur Kombes Pol. Adarma Sinaga.

Melalui langkah ini, Operasi Damai Cartenz-2026 terus membuktikan komitmennya dalam mengedepankan pendekatan yang profesional dan humanis, termasuk di internal organisasi dengan menjaga kesejahteraan para prajurit yang bertugas demi terwujudnya Papua yang kondusif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *