Oksibil, Pegunungan Bintang, (KT)– Dalam upaya memelihara situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, personel Satgas Operasi Damai Cartenz menggelar patroli dialogis di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Senin (20/7).
Kegiatan yang dipimpin oleh Ipda Ranto Achmad Chamdani, S.K.M. ini tidak hanya berfokus pada pemantauan keamanan wilayah, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis melalui dialog langsung bersama warga dan kunjungan ke salah satu Sekolah Dasar (SD) setempat.
Saat menyambangi sekolah, kehadiran personel disambut hangat dan penuh antusias oleh para guru serta siswa. Di sela-sela kegiatan belajar mengajar, para personel menyempatkan diri berinteraksi, berfoto bersama, serta memberikan motivasi kepada para siswa agar rajin belajar, saling menghormati, dan menjaga kebersamaan di lingkungan sekolah.
Usai berinteraksi dengan dunia pendidikan, tim patroli menyisir sejumlah titik pusat aktivitas warga. Melalui perbincangan santai, personel mengajak masyarakat untuk aktif menjaga lingkungan serta tak ragu melapor jika menemukan potensi gangguan keamanan. Kesempatan ini juga dimanfaatkan warga untuk menyampaikan aspirasi dan kondisi lingkungan sekitar secara langsung.
Dari hasil pemantauan di lapangan, situasi keamanan di Distrik Oksibil berada dalam keadaan aman dan terkendali tanpa adanya potensi gangguan yang menonjol. Aktivitas masyarakat pun berjalan normal seperti biasa.
Tokoh masyarakat Oksibil, Engelbertus Uropmabin, memberikan apresiasi atas kehadiran Satgas Damai Cartenz yang dinilainya sangat positif dan merakyat.
“Kegiatan seperti ini sangat baik karena masyarakat bisa menyampaikan apa yang dirasakan secara langsung kepada aparat. Kehadiran personel di sekolah juga memberikan perhatian positif bagi anak-anak. Harapan kami, komunikasi seperti ini terus terjaga sehingga setiap persoalan di lingkungan dapat segera dicarikan solusi bersama,” ungkap Engelbertus.
Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli dialogis merupakan langkah preventif prioritas untuk membangun kepercayaan publik melalui komunikasi dua arah.
“Patroli dialogis memberi kesempatan bagi personel untuk mendengar langsung masukan dari masyarakat sekaligus memantau dinamika keamanan di wilayah. Interaksi bersama warga maupun lingkungan pendidikan adalah bagian penting dari upaya membangun komunikasi yang harmonis demi mendukung pelaksanaan tugas,” tegas Kaops.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.
“Komunikasi yang terjalin erat melalui patroli dialogis diharapkan dapat mempermudah pertukaran informasi antara masyarakat dan aparat. Dengan begitu, setiap potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi dan direspons secara cepat serta tepat sesuai kondisi di lapangan,” pungkas Wakaops.
Melalui kegiatan rutin ini, Satgas Operasi Damai Cartenz terus berkomitmen memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Pegunungan Bintang demi mewujudkan rasa aman dan damai di tanah Papua












