JAYAPURA (KT) – Terhitung mulai 20 Agustus 2020, Rumah Sehat Sahid alias Hotel Sahid tak lagi menerima pasien Covid-19.
Walikota Jayapura, Benhur Tomy Mano jumlah pasien semakin menurun, sehingga pasien yang dinyatakan positif akan di titipan di rumah sakit atau isolasi mandiri.
“Rencananya Pemkot akan tutup Hotel Sahid pada 20 Agustus, tidak menerima pasien lagi,” kata pria yang akrab di sapa BTM ini, Jumat (14/08/2020).
BTM mengatakan untuk selanjutnya Inspektorat akan melakukan audit terkait penggunakan hotel tersebut, yang telah digunakan Pemkot untuk pasien dan tim medis yang mengangani Covid-19.
“Selama ini Pemkot bloc semua kamar hotel untuk digunakan para pasien dan para dokter dan perawat , dan akan diaudit oleh inspektorat kota supaya transparan,” kata BTM lagi.
Sebelumnya, Pemkot Jayapura melalui gugus tugas Covid-19 Kota Jayapura menggunakan Hotel Sahid untuk pada pasien Covid-19 tanpa gejala.
Penggunaan Hotel itu, mulai efektif sejak Mei lalu, bahkan sempat full lantaran peningkatan jumlah pasien.
Dari data terkahir, secara seluruhan jumlah pasien yang menjalani perawatan di Hotel Sahid mencapai 725 pasien, dengan durasi perawatan 1 minggu paling cepat bahkan ada pasien yang menjalani perawatan hingga satu bulan. (TA)












