Gasak Mafia BBM: Pertamina Blokir 10 Barcode Kendaraan di Manokwari

Gasak Mafia BBM: Pertamina Blokir 10 Barcode Kendaraan di Manokwari

Manokwari, (KT)– PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku bergerak cepat memberantas praktik kecurangan BBM subsidi. Bersama Tim Satgas Lintas Sektoral Kabupaten Manokwari, Pertamina menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah SPBU strategis untuk memastikan kuota Solar Subsidi dan Pertalite tepat sasaran.

Sidak gabungan ini melibatkan kedinasan terkait, di antaranya:
Disperindagkop Kabupaten Manokwari
Dinas Perhubungan Kabupaten Manokwari
Polres Manokwari

Operasi dipusatkan pada dua titik utama, yaitu SPBU 84.983.02 Jalan Baru dan SPBU 83.983.02 Sowi, Manokwari.
Modus Culas Tangki Modifikasi & Nopol Ganda Ditemukan

Dalam sidak tersebut, petugas di lapangan menemukan berbagai modus manipulasi dari oknum konsumen yang mencoba mengelabui sistem.

Temuan Pelanggaran di Lapangan:
Kendaraan dengan tangki yang sudah dimodifikasi agar bisa menampung BBM melebihi kapasitas normal.
Penggunaan lebih dari satu Nomor Polisi (Nopol) untuk satu kendaraan demi mendapatkan kuota berlebih.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, menegaskan bahwa pihaknya langsung mengambil tindakan disiplin yang tegas di tempat.

“Sebagai tindakan konkret, Pertamina langsung memblokir 10 barcode kendaraan yang terindikasi kuat melakukan pelanggaran. Kami tidak memberikan toleransi sedikit pun terhadap praktik penyalahgunaan BBM subsidi—baik oleh konsumen maupun pihak SPBU jika terbukti terlibat,” ujar Ispiani.

Perketat Aturan, Dorong SK Bupati/Gubernur
Untuk memperkuat legalitas dan taji pengawasan di lapangan, ke depannya kegiatan ini akan dilakukan secara berkala. Pertamina dan pemkab tengah mendorong diterbitkannya Surat Keputusan (SK) Satgas Pengawasan BBM yang ditandatangani langsung oleh Bupati dan/atau Gubernur.
Kepala Disperindagkop Manokwari, Timotius Wanggai, menyatakan dukungannya secara penuh untuk mengawal penindakan ini hingga tuntas.

“Kami akan mempererat koordinasi dengan Pertamina, Dishub, dan Kepolisian. Seluruh temuan pelanggaran hari ini akan kami monitor ketat penindakannya demi memberikan efek jera yang nyata bagi para oknum,” pungkas Timotius.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *