Olah TKP Penembakan FBLB Wamena Tuntas: Aparat Buru KKB Ndugama, Dalami Keterlibatan EG dan PN

WAMENA, (KT)– Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Sat Reskrim Polres Jayawijaya terus mempercepat pengusutan insiden penembakan dua warga sipil di sekitar pintu masuk utama Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB), Kampung Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada Sabtu (8/8/2026).

Berdasarkan temuan awal, penyelidikan kini mengarah kuat pada keterlibatan dua anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Peristiwa berdarah tersebut terjadi sekitar pukul 12.45 WIT. Saat kejadian, dua korban berinisial LMO (43) dan S (50) tengah berada di dalam kendaraan untuk mengantarkan makanan ke lokasi festival. Tiba-tiba, tembakan dilepaskan dari arah samping kendaraan yang mengakibatkan keduanya terluka.
Kedua korban saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Wamena dan dilaporkan dalam kondisi sadar.

Temuan Signifikan dari Olah TKP
Setelah situasi berhasil dikendalikan dan evakuasi pengunjung (termasuk WNA) ke Kantor Bupati Jayawijaya rampung, tim gabungan langsung menggelar Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengungkapkan bahwa penyidik telah mengamankan sejumlah barang bukti krusial dari lokasi kejadian, di antaranya:
Kondisi Kendaraan: Terdapat tiga lubang bekas tembakan pada mobil korban (Mitsubishi Triton bernopol PA 8418 Z), yakni dua titik di pintu pengemudi dan satu di bagian kap mesin.

Bukti Balistik di Kendaraan: Ditemukan 4 serpihan proyektil di dalam kabin mobil.
Bukti di Sekitar TKP: Petugas mengamankan 8 butir selongsong PIN kaliber 5,56 mm, 1 buah proyektil GLM, serta 1 lembar jaket.

“Temuan ini dianalisis bersama keterangan korban dan saksi untuk mengungkap secara utuh rangkaian kejadian serta pihak yang bertanggung jawab,” ujar Kombes Pol. Yusuf.

Dugaan Kuat Mengarah ke KKB Ndugama
Dari hasil pendalaman awal intelijen dan barang bukti di lapangan, aparat menduga kuat aksi teror ini didalangi oleh KKB Kodap III Ndugama-Derakma pimpinan Egianus Kogoya.

“Terdapat dugaan keterlibatan dua orang berinisial EG dan PN yang disebut merupakan anggota kelompok tersebut. Namun, peran dan keterlibatan keduanya masih terus kami dalami secara komprehensif berdasarkan alat bukti,” tambah Yusuf Sutejo.

Menanggapi situasi ini, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penegakan hukum akan dilakukan secara tegas, terukur, dan profesional.

“Setiap petunjuk yang kami peroleh akan terus dikembangkan. Kami masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan identitas, peran, dan keterlibatan pihak-pihak yang meneror masyarakat ini, dengan tetap mengedepankan keselamatan warga,” tegas Irjen Pol. Faizal.

Saat ini, aparat gabungan yang dipimpin Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., terus melakukan penyekatan dan pengejaran di lapangan guna mempersempit ruang gerak para pelaku.

Imbauan untuk Masyarakat
Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah Walesi dan sekitarnya, untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi liar atau hoaks.

Warga yang memiliki informasi sekecil apa pun terkait kejadian ini diminta untuk melapor kepada aparat berwenang guna membantu proses pengungkapan kasus. Keselamatan dan kondusifitas Kamtibmas tetap menjadi prioritas utama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *