ILAGA, Papua Pegunungan, (KT)– Guna memberikan dukungan psikologis sekaligus menunjang kebutuhan pendidikan anak-anak di pedalaman Papua, personel Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Tim Support Psikologi menggelar kegiatan pendampingan dan penyerahan bantuan di SD Inpres Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Wakasatgas Banops Damai Cartenz-2026, AKP Ferdinan Alfa Pikey, S.Tr.K., S.I.K., tersebut diisi dengan terapi bermain interaktif serta pembagian perlengkapan sekolah berupa tas dan alat tulis kepada para siswa.
Sejak awal kedatangan di lingkungan sekolah, personel tak langsung menggelar acara secara formal. Pendekatan humanis dikedepankan dengan mengajak para siswa berbincang santai serta bermain bersama. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap sesi permainan yang dipandu langsung oleh Tim Support Psikologi.
Melalui metode terapi bermain ini, para siswa diajak berekspresi secara bebas tanpa rasa canggung atau tekanan. Personel Satgas turut berbaur di tengah-tengah anak-anak, berpartisipasi dalam permainan, hingga menjalin komunikasi hangat dengan seluruh siswa.
Setelah sesi bermain usai, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan alat tulis dan tas sekolah secara simbolis guna mendukung kelancaran proses belajar-mengajar mereka sehari-hari.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pendampingan kepada anak-anak Papua harus mengedepankan sisi psikologis dan pemenuhan hak belajar mereka.
“Anak-anak membutuhkan ruang yang aman dan nyaman untuk belajar, bermain, dan berekspresi. Terapi bermain menjadi pendekatan efektif untuk membangun komunikasi alami sekaligus memberi ruang bagi mereka untuk tumbuh kembang secara positif,” tegas Irjen Pol. Faizal.
Ia juga berpesan kepada seluruh personel di lapangan untuk terus mengedepankan pendekatan adaptif dan humanis dalam setiap interaksi bersama masyarakat.
“Jangan hanya berpatokan pada kegiatan formal. Berikan ruang kepada anak-anak untuk berbicara dan bermain bersama kita. Dengan begitu, kita bisa memahami kondisi mereka secara nyata dan memastikan kehadiran personel benar-benar membawa manfaat,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momen penting bagi aparat untuk melihat langsung kondisi para siswa di pedalaman.
“Terapi bermain menciptakan suasana yang natural. Anak-anak merasa nyaman dan terbuka. Selain menyalurkan bantuan fisik berupa perlengkapan sekolah, kami ingin kehadiran personel memberikan kesan positif dan kehadiran yang bermakna bagi masa depan mereka,” ujar Kombes Pol. Adarma.
Sementara itu, Kepala Sekolah SD Inpres Kago, Kindenius Wonda, S.Th., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran Satgas Damai Cartenz.
“Saya mewakili pihak sekolah dan para siswa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz. Kehadiran bapak-bapak membawa keceriaan dan perhatian nyata bagi kami di sini. Anak-anak sangat senang dan bantuan perlengkapan sekolah ini sangat berguna,” ungkap Kindenius.
Kindenius juga memanjatkan doa untuk keselamatan seluruh personel yang bertugas di tanah Papua.
“Kami berdoa agar Tuhan senantiasa melindungi dan memberkati bapak-bapak polisi dalam menjalankan tugas negara di Papua, agar seluruh tugas dapat berjalan dengan aman dan lancar,” tuturnya.
Melalui aksi nyata ini, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 terus menegaskan komitmennya dalam mengedepankan pendekatan yang persuasif, humanis, dan berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam mencerdaskan dan menjaga kesejahteraan anak-anak Papua.












