Sentani,( KT)- Sebanyak, 30 petugas sembelih hewan kurban mengikuti kegiatan sosialisasi kesejahteraan hewan kurban yang diselenggarakan oleh dinas perkebunan dan peternakan Kabupaten Jayapura, kamis (8/8/2019) siang.
Menurut drh. Adolina Wompere bahwa, 30 petugas sembelih itu berasal dari 30 mesjid yang ada di Kabupaten Jayapura. Ke-30 nya terdiri dari, 1 orang dari mesjid Sentani,2 orang mesjid Sentani Barat,1 orang mesjid Namblong,2 orang mesjid Nimbokrang,2 orang mesjid Yapsi ,” katanya.
Tujuan kegiatan ini tak lain, Lanjutnya, menjamin daging yang berasal dari pemotongan hewan kurban adalah daging aman, bermutu dan halal, mewujudkanpetugas pemotongan hewan kurban yang beretika dalam penerapan hewan kurban dan pemotongan yang baik dan benar akan memperoleh hasil tanpa cidera,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro mengharapkan petugas sembelih bisa memahami tata penyembelihan. Maka dari itu, diminta petugas sembelih untuk tidak ada yang gagal sembelih.
“ Begitu sudah diikat dan mau disembelih hewan malah lari. Dan hal itu tak boleh terjadi diwilayah Kabupaten Jayapura. Makanya diharapkan hati-hati termasuk selalu perhatikan kebersihan. Petugas sembelih setelah ikut sosialisasi ini bisa paham bagaimana memotong hewan kurban pada saat akan dipotong sehingga bisa dikonsumsi pada hari raya Idul Adha ,” harapnya.
Ditempat sama dikatakan, Kepala dinas perkebunan dan peternakan Kabupaten Jayapura, Sambodo Samiyana mengatakan, pada saat pemotongan nanti,semua mesjid akan diawasi pemotongan hewan kurban.
“ Tak hanya itu, kami juga akan perhatikan kondisi hewan kurban. Jangan sampai pada saat akan dipotong hewan kurban mengalami stress.Namun rileks sehingga dagingnya segar dan enak dikonsumsi,” katanya.(TOM)












