Satu Anggota KKB Batalyon Yamue Resmi Tersangka Pembunuhan Pendulang Emas di Yahukimo

YAHUKIMO, (KT)— Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Satreskrim Polres Yahukimo secara resmi menetapkan satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) berinisial MS (alias BS/MS) sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan berencana.

Penetapan ini merupakan hasil pengembangan intensif terhadap jaringan KKB Kodap XVI Yahukimo, khususnya Batalyon Yamue.

Penyidikan yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Yahukimo, IPTU Muhammad Mirwan, S.Tr.K., pada Minggu (3/5/2026), fokus mendalami peran dua orang yang diamankan sejak awal Mei, yakni MS (23) dan YH (25).

Peran Tersangka dan Hasil Pemeriksaan
Berdasarkan bukti-bukti yang dikumpulkan, penyidik mengungkap perbedaan peran dari kedua individu tersebut:
• MS (Tersangka): Bergabung dengan KKB Batalyon Yamue sejak akhir 2024. Ia teridentifikasi terlibat langsung dalam aksi pembunuhan pendulang emas berinisial SH pada 7 April 2025. Keterlibatan MS diperkuat oleh kesaksian dari pelaku lain yang sudah ditangkap sebelumnya, yaitu MH (alias H) dan KB (alias KG).
• YH: Berstatus sebagai simpatisan. Meski bukan anggota aktif, YH mengakui pernah membantu pengiriman logistik kepada anggota KKB berinisial AH. Saat ini, statusnya masih dalam pendalaman lebih lanjut.

Jeratan Hukum Berat
Atas tindakan sadisnya, penyidik menjerat MS dengan pasal berlapis yang mengancam hukuman maksimal:
Pasal 459 KUHP Jo Pasal 20 Huruf C KUHP (Primair) serta Pasal 458 KUHP (Subsidair).

Ancaman hukuman: Pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara paling lama 20 tahun.

Pernyataan Resmi Satgas Damai Cartenz
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menegaskan bahwa langkah ini adalah bukti profesionalitas kepolisian dalam menindak pelaku teror di Papua.

“Penetapan ini berbasis alat bukti yang kuat. Kami berkomitmen memberikan kepastian hukum bagi masyarakat,” ujarnya pada Senin (4/5/2026).

Senada dengan hal tersebut, Kaops Damai Cartenz, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, dan Wakaops Kombes Pol. Adarma Sinaga menegaskan bahwa operasi ini tidak akan berhenti pada satu tersangka saja.

Langkah Lanjutan:
1. Penerbitan DPO: Penyidik tengah menyiapkan Daftar Pencarian Orang (DPO) untuk anggota jaringan KKB lain yang terlibat dalam kasus serupa.
2. Pengembangan Jaringan: Penelusuran aliran logistik dan sel-sel aktif KKB Kodap XVI Yahukimo terus diperketat.

Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 memastikan bahwa stabilitas keamanan di Yahukimo akan terus dijaga melalui penegakan hukum yang transparan dan berkelanjutan demi terciptanya kedamaian di tanah Papua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *