Arvin Haluk : Polisi Segera Periksa Oknum Kepala Dinas PU, Panitia Lelang dan Kepala ULP Jayawijaya

  • Whatsapp
Depan Pintu Gerbang Gedung Otonom Wamena Yang Dipalang Dengan Ban Yang Bakar

Wamena (KT) – Pengusaha Asli Papua Jayawijaya, Arvin Haluk meminta kepada pihak kepolisian untuk segera memeriksa Kepala Dinas PU, Panitia Lelang dan juga Kepala ULP Kabupaten Jayawijaya.

“Kita bicara buka-bukaan saja, jadi saya demo ini supaya ada orang penengah yaitu Polisi untuk periksa Kepala Dinas PU, Panitia Lelang, dan Kepala ULP,” kata Arvin Haluk, Rabu (22/9/2021), saat menghubungi media ini dari Wamena, disela-sela aksi pemalangan pintu gerbang kantor Otonom dengan tumpukan Ban yang dibakar.

Read More

Menurutnya, jika hal permasalahan ini bisa diselesaikan, maka sudah saatnya proses masalah ini diselesaikan di Kantor Polisi.

Agar semua dokumen dan bukti dapat dibuka di depan pihak kepolisian, sehingga semua jelas, dan jika ada kesalahan pada dirinya, Arvin menyebutkan siap bertanggungjawab.

“Kalau di polisi, kita bicara dengan bukti dan aturan dan bicara dengan dokumen yang ada,” kata Arvin.

Arvin berharap, Pihak kepolisian dapat menghadirkan Kepala Dinas PU, Panitia lelang dan juga Kepala ULP Jayawijaya, sehingga ada kejelasan proses penyelesaian.

“Kalau secara dokumen saya salah, saya akan mengakuinya bahwa saya salah, tetapi kalau kita lihat secara dokumen mereka salah, yah mereka harus bertanggung jawab dan saya akan nuntut,” kata Arvin.

Arvin menyebutkan, Aksi Demo palang pintu pagar Kantor Otonom merupakan kelanjutan pemalangan pintu kantor ULP beberapa waktu lalu.

Menurutnya, permasalahan yang paling jelas ialah masalah peralatan yang ada dipakai oleh Costan di Saul Korem.

Kalau dari sisi pembuktian Justifikasi, Arvin menyebutkan, sudah ada angka 5 persen yang dinaikan sebagai jaminan, sehingga tidak ada dasar untuk menjatuhkan dirinya pada lelang proyek yang di menangkannya.

“Kalau kita bicara aturan, panitia dan Costan bermain diluar aturan semua, termasuk kemarin dorang tidak terima sanggahan saya itu, tidak ada alasan yang dorang bicara untuk alat do Saul Korem itu,” kata Arvin.

Sementara itu, Kepala Dinas PU dan juga Kepala ULP Kabupaten Jayawijaya, enggan memberikan komentar terkait permasalahan ini.

Walapun media ini sudah mengirim pesan guna meminta konfirmasi melalui WA masing-masing.(NP)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *