Nduga, Papua Pegunungan,(KT) – Menghadapi dinamika tugas yang menantang di wilayah pegunungan, Satgas Bantuan Operasi Damai Cartenz-2026 terus berkomitmen menjaga performa prima anggotanya. Tim Subsatgas Psikologi dan Kesehatan, di bawah pimpinan Iptu Amelia Mega Kartika Kawilarang, S.Psi., menyambangi personel di Posko Koteka, Distrik Kenyam, pada Senin (20/4/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas medis, melainkan langkah strategis untuk memastikan setiap personel memiliki “daya tahan ganda”—baik secara fisik maupun mental—saat mengemban misi keamanan di Papua.
Fokus pada Soliditas dan Pemulihan Mental
Berbeda dengan pemeriksaan formal, sesi psikologi kali ini dikemas melalui pendekatan interaktif. Para personel terlibat dalam berbagai simulasi kelompok yang dirancang untuk:
* Mempererat Ikatan (Bonding): Melalui permainan kerjasama tim untuk meningkatkan kepercayaan antaranggota.
* Manajemen Stres: Melatih ketenangan dalam pemecahan masalah di bawah tekanan.
* Komunikasi Efektif: Mengasah koordinasi cepat yang krusial dalam operasi lapangan.
Deteksi Dini Kesehatan Fisik
Beriringan dengan penguatan mental, tim medis melakukan check-up menyeluruh. Pemeriksaan ini bertujuan sebagai deteksi dini terhadap kelelahan kronis atau potensi gangguan kesehatan akibat cuaca ekstrem dan medan yang berat di Kabupaten Nduga.
“Personel adalah aset utama sekaligus jantung dari operasi ini. Kami tidak hanya fokus pada strategi lapangan, tapi juga memastikan mesin penggeraknya, yaitu para anggota, dalam kondisi fisik dan mental yang paripurna,” tegas Kaops Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H.
Membangun Resiliensi di Lapangan
Wakaops Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan investasi moral. Menurutnya, kekompakan yang terbangun dalam sesi psikologi akan berdampak langsung pada efektivitas personel saat menghadapi situasi darurat.
Hasil Kegiatan:
1. Kondisi Umum: Seluruh personel di Posko Koteka dilaporkan dalam keadaan sehat dan memiliki moril yang tinggi.
2. Keamanan: Kegiatan berlangsung kondusif dan lancar.
3. Keberlanjutan: Program serupa akan digelar secara berkala di berbagai titik posko operasional di seluruh wilayah Papua Pegunungan.
Dengan dukungan psikologi dan kesehatan yang intensif, Satgas Damai Cartenz-2026 optimis dapat terus menghadirkan rasa aman bagi masyarakat Papua dengan profesionalisme yang tetap terjaga.












