Kepala Kampung Ikut Pelatihan Pengelolaan Dana Kampung 2020

  • Whatsapp
Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Kampung

Wamena (KT) – Kepala Kampung yang ada di Kabupaten Jayawijaya mengikuti kegiatan pelatihan pengelolaan dana Kampung Tahun 2020.

Kegiatan itu sendiri dilaksanakan di salah satu hotel yang ada di Kota Wamena, Jumat (14/2/2020).

Read More

Kegiatan Pelatihan itu dikemas dalam satu kegiatan yang bertajuk, Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Kampung Kabupaten Jayawijaya.

Koordinator Tenaga Ahli Kabupaten Jayawijaya program P3MD, Jhon Babtista Provit mengakui, kegiatan pelatihan yang dilakukan sangat penting terutama untuk bagaimana aparatur kampung, pemuda yang ada di kampung bisa memahami dengan baik proses perencanaan pembangunan di tingkat kampung.

Menurutnya, fokus pelatihan yang dilakukan kali ini lebih kepada bagaimana pengelolaan dana desa tahun 2020.

Serta, bagaimana merencanakan dan menyusun rencana pembangunan kampung untuk 6 tahun ke depan.

Pelatihan yang dilaksanakan memang sangat penting, sehingga dirinya berharap, semua kampung yang ada di Jayawijauya bisa ikut serta terlibat mengikuti kegiatan peningkatan kapasitan bagi apatur kampung.

“Untuk penguatan kapasitas ini kita kembalikan ke kampung masing-masing, apabila mereka perlukan mereka bisa alokasikan dari dana desa agar mereka diberikan pelatihan,” kata Jhon.

Dirinya berharap dari setiap peserta yang telah mengikuti kegiatan itu, agar dapat memahami apa yang sudah diberikan dalam pelatihan terkait proses pembangun di kampung.

Menurutnya, saat ini dana desa yang dialokasikan cukup besar, sehingga melalui pelatihan yang dilakukan, setiap apa-apa desa dapat menggunakan dana kampung tepat pada sasaran yang diinginkan masyarakat.

Sementara itu, Pendamping Distrik Wamena Kota, Debby Ayomi mengakui, kegiatan pelatihan yang dilaksanakan kali ini diikuti oleh 7 Kampung dengan melibatkan 35 peserta.

Menurutnya, pelatihan yang dilaksanakan dapat membuka wawasan aparatur kampung dalam hal pelaporan, administrasi agar dalam penggunaan dana desa menjadi lebih baik dan tepat sasaran.

Harapannya, setelah kembali dari pelatihan, dapat mengaplikasikan bekal ilmu yang sudah diterima dari pelatihan kepada masyarakat.

Sehingga penggunaan dana desa di tingkat kampung lebih maksimal, dan perencanaan pembangunan di tingkat Kampung dapat terwujud.(NP)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *