Bupati Pulangkan Penumpang Transit Jayapura Dari Wamena

Pemeriksaan Kesehatan 10 Penumpang Di Ruang Kedatangan Bandar Udara Wamena Dan Selanjutnya Akan Diterbangkan Ke Kota Asal Keberangkatan

Wamena (KT) – Bupati Kabupaten Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE.M.Si memulangkan Penumpang Transit dari Biak – Wamena yang hendak ke Jayapura.

Penumpang tersebut mengggunakan Pesawat Herkules TNI-AU jam 8 Pagi Waktu Wamena dan sempat ditahan oleh Petugas Avseg Bandar Udara Wamena dan Kepolisian di Apron I Cargo, dan selanjutnya dibawah menggunakan kendaraan ke Ruang kedatangan bandar udara Wamena untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan ke-10 penumpang transit tersebut, Sabtu (4/4/2020).

Pemeriksaan ke-10 penumpang itu dilakukan ketat sesuai dengan prosedur pemeriksaan kesehatan yang diberlakukan.

Bupati Pulangkan Penumpang Transit Jayapura Dari Wamena

Mendengar informasi tersebut, Bupati bersama Dandim dan Kapolres Jayawijaya mengambil langkah cepat dengan mendatangi lokasi Bandar Udara Wamena dan bersama – sama mengambil keputusan untuk memulangkan kembali ke-10 Penumpang Transit tersebut menggunakan Pesawat Herkules.

Bupati Kabupaten Jayawijaya, Jhon Ricahard Banua, SE.M.Si saat ditemui di halaman ruang kedatangan Bandar Udara Wamena meangkui, Pemerintah Jayawijaya bersama Forkopimda Jayawijaya telah sepakat mengambil keputusan untuk menutup penerbangan penumpang hingga tanggal 9 April medatang.

Namun pada hari ini ada penumpang yang transit dari Biak-Timika-Wamena untuk lanjut ke Jayapura, sehingga pemerintah Jayawijaya menilai AURI tidak memiliki Komitment untuk mengindahkan keputusan yang sudah diambil bersama-sama.

“Dan edaran Gubernur pun tiga wilayah adat ini tidak boleh dibuka, jadi penumpang ini dari timika maka kita kembalikan ke Timika, supaya jangan tinggal di Wamena atau turun di Jayapura yah,” ungkap Bupati Banua.

Bupati berharap, pihak AURI Wamena harus paham untuk tanggungjawab daerah masing-masing.

Bupati menegaskan, Wamena jangan dijadikan wilayah atau tempat numpang lewat Penumpang khususnya pada Masa saat ini, dan juga tidak ada yang namanya penumpang dari luar Wamena masuk ke Kabupaten Jayawijaya, karena penerbangan masih ditutup hingga tanggal 9 April 2020.

“Kita pingin daerah kita benar-benar bersih dari virus ini,” harap Bupati Banua.
Untuk pengawasannya, Bupati menyampaikan termakasih kepada pihak TNI dan Polri serta pihak Bandara yang telah melakukan pegawasan ketat terhadap aktifitas peerbagan di Bandar Udara Wamena.

Diakui Bupati, kedatagan penumpang Transit ke Wamena tidak ada koordinasi ataupun pemberitahuan awal, sehingga dengan terpaksa ke-10 penumpang terebut harus di pulangkan.

Sementara itu, Komandan Detasemen Angkatan Udara Wamena, Mayor Penerbang Arief Sudjatmiko mengakui adanya kedatangan ke-10 penumpang ke Wamena dengan menggunakan Pesawat TNI-AU.

Diakui Mayor Arif, penumpang yang turun di Wamena, 2 diantaranya Anggota TNI Angkatan Darat dari Ka.Ops Pinang Sirih dan 8 orang merupakan penumpnag sipil Tujuan dari biak ke Sentani.

Menurut Mayor Arif, ke-8 penumpang Sipil telah diberangkatkan menggunakan Pesawat Herkules untuk nantinya dipulangkan kembali Ke Biak, sedangkan 2 Anggota TNI-AD akan dipulangkan kembali ke Timika.

Jelas Mayor Arif, tujuan kedatangan dua orang Anggota TNI-AD dari KA.Ops Pinang Sirih ke Wamena dalam rangka koordinasi dengan Dandim 1702 Jayawijaya terkait adanya pergeseran pasukan.

Selain penumpang yang diangkut, Mayor Arif meyebutkan, Herkules yang terbang ke Wamena membawa Dorlog untuk Batalyon 756, 721 dan 305 yang ada di Wilayah Wamena.

Tegas Mayor Arif, bagi 8 penumpang Sipil dan juga 2 Anggota TNI-AD telah melalui pemeriksaan kesehatan di ruang kedatangan bandar Udara Wamena sebelum diterbangkan kembali ke tujuan asal kedatangan mereka.(NP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *