Penuhi Kebutuhan Iduladha, Pertamina Guyur 450 Ribu Liter Minyak Tanah Tambahan di Papua-Maluku

Penuhi Kebutuhan Iduladha, Pertamina Guyur 450 Ribu Liter Minyak Tanah Tambahan di Papua-Maluku

Papua – Maluku, (KT)– PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku bergerak cepat mengamankan pasokan energi menjelang Hari Raya Iduladha dan libur panjang akhir pekan. Sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan konsumsi, Pertamina menyalurkan tambahan pasokan (ekstra dropping) minyak tanah sebanyak 450.000 liter di sejumlah wilayah strategis.

“Tambahan pasokan minyak tanah ini telah dikoordinasikan dengan Pemerintah Daerah setempat. Langkah ini untuk memastikan kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang merayakan Iduladha, dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Pjs. Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi.

Fokus Distribusi Tambahan
Penebalan stok minyak tanah ini difokuskan pada dua provinsi utama dengan rincian sebagai berikut:
Provinsi Maluku: Mendapat tambahan alokasi hingga 370.000 liter.
Provinsi Papua Barat Daya: Mendapat tambahan alokasi sebesar 80.000 liter.
“Penyaluran tambahan ini sudah dilakukan secara bertahap sejak 23 dan 24 Mei kemarin, dan akan terus disesuaikan dengan dinamika kebutuhan di lapangan hingga libur panjang usai. Kami pastikan seluruh penjualan minyak tanah tambahan ini dilakukan langsung di pangkalan resmi sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Pemda,” lanjut Bramantyo.

Stok LPG dan BBM Dipastikan Aman
Selain minyak tanah, Pertamina Patra Niaga juga menjamin keandalan stok LPG dan BBM di seluruh wilayah Papua dan Maluku. Per Selasa (26/5), ketahanan energi di wilayah ini terpantau sangat aman:
LPG (Non-Subsidi): Stok di Integrated Terminal (IT) Wayame Ambon dan IT Jayapura mencapai 2.000 Metrik Ton (MT), aman hingga 2 bulan ke depan.Pertalite: Stok tersedia sebanyak 28,4 juta liter (ketahanan hingga 17 hari).
Pertamax: Stok berada di angka 32 juta liter (ketahanan hingga 42 hari).
Solar & Dexlite: Tersedia 84 juta liter (ketahanan hingga 14 hari).
Avtur & Kerosene (Minyak Tanah Total): Menyentuh 40 juta liter (ketahanan hingga 23 hari).

Suplai Berkelanjutan & Layanan Siaga
Bramantyo menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu melakukan panic buying karena proses distribusi dan bongkar muat kapal tanker ke Terminal BBM/LPG terus berjalan rutin setiap 3-4 hari sekali.

“Tim di lapangan tetap siaga penuh selama masa libur ini untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi. Jika diperlukan, kami siap melakukan penyaluran di luar jam reguler. Jadi, masyarakat silakan membeli BBM, LPG, dan minyak tanah sesuai kebutuhan wajar,” pungkasnya.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai produk, layanan, atau pangkalan resmi, dapat langsung menghubungi Pertamina Contact Center 135.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *