TPNPB Kodap XVI Yahukimo Klaim Tembak Tiga Aparat di Kota Dekai dan Tantang TNI-Polri Datangi Markas Kinbule

TPNPB Kodap XVI Yahukimo Klaim Tembak Tiga Aparat di Kota Dekai dan Tantang TNI-Polri Datangi Markas Kinbule

Dekai, Yahukimo, (KT)— Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB menyebarkan laporan resmi dari Komandan Batalyon Sisibia, Mayor Yosua Sobolim, bersama Komandan Operasi Kempes Matuan, serta jajaran pasukan TPNPB Batalyon Sisibia dari Markas Kinbule.

Berdasarkan laporan tersebut, TPNPB Kodap XVI Yahukimo di bawah pimpinan Brigjen Elkius Kobak dan Mayor Kopitua Heluka menyatakan telah memantau pergerakan aparat militer dan agen intelijen Indonesia di wilayah Yahukimo hingga pusat Kota Dekai sejak 22 Juli hingga 5 Agustus 2026.

Kronologi Penyerangan di Kota Dekai
Senin, 3 Agustus 2026 (07.30 WIT): Penyerangan pertama terjadi di kawasan Pasar Baru, Pusat Kota Dekai, yang diklaim menewaskan satu personel militer Indonesia.
Selasa, 4 Agustus 2026: Penyerangan berlanjut di sebuah lapak penjualan gorengan di pemukiman warga Kota Dekai, yang diklaim mengakibatkan dua personel militer Indonesia tewas dan luka-luka.

Pihak TPNPB—meliputi Mayor Yosua Sobolim, Kempes Matuan, Kopitua Heluka, dan Brigjen Elkius Kobak—menembuskan pernyataan bertanggung jawab penuh atas rangkaian aksi tersebut.

Imbauan dan Pernyataan Sikap TPNPB
1. Tantangan Lokasi Kontak Tembak: TPNPB meminta aparat keamanan Indonesia tidak menyisir pemukiman warga sipil. Apabila hendak melakukan pengejaran, TPNPB menantang aparat untuk mendatangi Markas Kinbule di Jalan Gunung, Pusat Kota Dekai.
2. Peringatan Kepada Pimpinan Militer & Pemerintah: Mayor Yosua Sobolim mengimbau Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dan Panglima TNI Agus Subyanto untuk menolak penggunaan serangan udara maupun bom darat ke wilayah permukiman/kampung warga di Yahukimo.
3. Perlindungan Warga Sipil: TPNPB mendesak penghentian tindakan penembakan terhadap warga sipil yang sedang berkebun, mencari makan di hutan, atau yang saat ini masih mengungsi akibat konflik bersenjata.
4. Instruksi Pembersihan Agen Intelijen: Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB menegaskan instruksi dari Komandan Operasi Umum TPNPB, Mayjen Lekagak Telenggen, terkait operasi pembersihan agen intelijen di 36 Komando Daerah Pertahanan (Kodap) se-Tanah Papua. TPNPB mengimbau seluruh pihak yang terlibat dalam aktivitas intelijen untuk segera meninggalkan wilayah konflik bersenjata.

Demikian Siaran Pers Ini Disampaikan.
Juru Bicar Murni TPNPB-OPM:
Sebby Sambom
Penanggung Jawab Nasional Komando Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM:
Jenderal Goliath Tabuni (Panglima Tinggi TPNPB-OPM)
Letnan Jenderal Melkisedek Awom (Wakil Panglima TPNPB-OPM)
Mayor Jenderal Terianus Satto (Kepala Staf Umum TPNPB-OPM)
Mayor Jenderal Lekagak Telenggen (Komandan Operasi Umum TPNPB-OPM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *