Puncak Jaya, (KT)– Guna menumbuhkan semangat belajar generasi muda di wilayah Puncak Jaya, personel Operasi Kepolisian Damai Cartenz-2026 Sektor Puncak Jaya menggelar kegiatan bakti sosial di SMP Satu Atap Mewoluk, Distrik Mewoluk, pada Senin (28/9/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Komandan Sektor (Dansektor) Puncak Jaya, AKP I Putu Wardana, S.H., ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Pendekatan humanis yang mengedepankan kepedulian, komunikasi positif, serta dukungan terhadap sarana pendidikan menjadi fokus utama dalam aksi sosial ini.

Pada kesempatan tersebut, jajaran Satgas menyalurkan berbagai perlengkapan sekolah berupa tas, buku tulis, penggaris, dan alat tulis lainnya kepada para siswa. Bantuan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar belajar sekaligus melecut motivasi anak-anak dalam menuntut ilmu.
Kepala SMP Satu Atap Mewoluk, Yenas Gire, S.Pd., M.M., mengapresiasi perhatian dan kepedulian personel Damai Cartenz terhadap para siswanya. Menurutnya, bantuan perlengkapan belajar ini sangat berarti bagi anak-anak di Mewoluk.

“Kami dari pihak sekolah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran Satgas Damai Cartenz yang telah membantu para murid dengan memberikan paket perlengkapan sekolah. Perhatian ini sangat berharga bagi kami,” tutur Yenas Gire.
Yenas juga berharap sinergi dan perhatian terhadap kebutuhan pelajar di wilayah tersebut dapat terus berlanjut di masa mendatang, khususnya untuk kebutuhan perlengkapan sekolah lainnya yang masih terbatas.
“Harapan kami ke depan, jika masih ada fasilitas penunjang yang dibutuhkan anak-anak seperti sepatu atau atribut seragam sekolah, kami sangat terbuka dan berharap perhatian seperti ini terus ada. Terima kasih kepada Bapak Komandan dan seluruh personel,” tambahnya.
Tidak hanya memberikan bantuan materiil, personel Satgas juga membekali para siswa dengan latihan dasar baris-berbaris (PBB). Suasana berlangsung hangat dan interaktif, memberikan kesempatan bagi para siswa untuk berbaur dan berinteraksi secara dekat dengan personel kepolisian.
Terpisah, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga merupakan bagian mendasar dari upaya membangun relasi harmonis di Tanah Papua.
“Melalui aksi sosial seperti ini, kami ingin kehadiran Operasi Kepolisian Damai Cartenz membawa manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh warga. Pendidikan adalah pilar utama masa depan Papua, sehingga dukungan terhadap anak-anak sekolah menjadi prioritas kepedulian yang terus kami giatkan,” jelas Kaops Damai Cartenz-2026.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa momen kebersamaan di lingkungan sekolah menjadi sarana efektif dalam merawat komunikasi yang kondusif dengan masyarakat.
“Anak-anak adalah pemegang tongkat estafet masa depan Papua. Oleh karena itu, ruang interaksi positif di lingkungan sekolah harus terus dipelihara agar mereka makin bersemangat belajar, berkembang, dan optimis dalam meraih cita-citanya,” pungkas Wakaops Damai Cartenz-2026.
Aksi bakti sosial ini merefleksikan komitmen Operasi Kepolisian Damai Cartenz-2026 dalam merangkul masyarakat melalui pendekatan edukatif dan humanis, sekaligus mempererat hubungan antara Polri, tenaga pendidik, dan generasi muda di Kabupaten Puncak Jaya.
Dukung Pendidikan di Daerah 3T, Satgas Damai Cartenz Gelar Bakti Sosial dan Edukasi di SMP Satu Atap Mewoluk
Puncak Jaya, (KT)– Guna menumbuhkan semangat belajar generasi muda di wilayah Puncak Jaya, personel Operasi Kepolisian Damai Cartenz-2026 Sektor Puncak Jaya menggelar kegiatan bakti sosial di SMP Satu Atap Mewoluk, Distrik Mewoluk, pada Senin (28/9/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Komandan Sektor (Dansektor) Puncak Jaya, AKP I Putu Wardana, S.H., ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Pendekatan humanis yang mengedepankan kepedulian, komunikasi positif, serta dukungan terhadap sarana pendidikan menjadi fokus utama dalam aksi sosial ini.
Pada kesempatan tersebut, jajaran Satgas menyalurkan berbagai perlengkapan sekolah berupa tas, buku tulis, penggaris, dan alat tulis lainnya kepada para siswa. Bantuan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar belajar sekaligus melecut motivasi anak-anak dalam menuntut ilmu.
Kepala SMP Satu Atap Mewoluk, Yenas Gire, S.Pd., M.M., mengapresiasi perhatian dan kepedulian personel Damai Cartenz terhadap para siswanya. Menurutnya, bantuan perlengkapan belajar ini sangat berarti bagi anak-anak di Mewoluk.
“Kami dari pihak sekolah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran Satgas Damai Cartenz yang telah membantu para murid dengan memberikan paket perlengkapan sekolah. Perhatian ini sangat berharga bagi kami,” tutur Yenas Gire.
Yenas juga berharap sinergi dan perhatian terhadap kebutuhan pelajar di wilayah tersebut dapat terus berlanjut di masa mendatang, khususnya untuk kebutuhan perlengkapan sekolah lainnya yang masih terbatas.
“Harapan kami ke depan, jika masih ada fasilitas penunjang yang dibutuhkan anak-anak seperti sepatu atau atribut seragam sekolah, kami sangat terbuka dan berharap perhatian seperti ini terus ada. Terima kasih kepada Bapak Komandan dan seluruh personel,” tambahnya.
Tidak hanya memberikan bantuan materiil, personel Satgas juga membekali para siswa dengan latihan dasar baris-berbaris (PBB). Suasana berlangsung hangat dan interaktif, memberikan kesempatan bagi para siswa untuk berbaur dan berinteraksi secara dekat dengan personel kepolisian.
Terpisah, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga merupakan bagian mendasar dari upaya membangun relasi harmonis di Tanah Papua.
“Melalui aksi sosial seperti ini, kami ingin kehadiran Operasi Kepolisian Damai Cartenz membawa manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh warga. Pendidikan adalah pilar utama masa depan Papua, sehingga dukungan terhadap anak-anak sekolah menjadi prioritas kepedulian yang terus kami giatkan,” jelas Kaops Damai Cartenz-2026.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa momen kebersamaan di lingkungan sekolah menjadi sarana efektif dalam merawat komunikasi yang kondusif dengan masyarakat.
“Anak-anak adalah pemegang tongkat estafet masa depan Papua. Oleh karena itu, ruang interaksi positif di lingkungan sekolah harus terus dipelihara agar mereka makin bersemangat belajar, berkembang, dan optimis dalam meraih cita-citanya,” pungkas Wakaops Damai Cartenz-2026.
Aksi bakti sosial ini merefleksikan komitmen Operasi Kepolisian Damai Cartenz-2026 dalam merangkul masyarakat melalui pendekatan edukatif dan humanis, sekaligus mempererat hubungan antara Polri, tenaga pendidik, dan generasi muda di Kabupaten Puncak Jaya.












