Wamena Kawat Timur, – Kapolres Jayawijaya, AKBP Yan Pieter Reba, SE.M.Si memastikan, tim bantuan evakuasi pemerintah Kabupaten Nduga akan segera turun ke lapangan tepatnya ke Distrik Mbua Kabupaten Jayawijaya.
Tim tersebut diketuai oleh Wakil Bupati Kabupaten Nduga, Wentius Nimiangge yang ditemani langsung oleh Ketua DPRD Nduga, Tokoh Masyarakat, Agama, Adat dan mahasiswa dan direncanakan akan dikawal langsung oleh aparat gabungan TNI Polri ke Wilayah Distrik Nduga.
Menurutnya, 8 pekerja bangunan yang saat ini bekerja di Kerotak sudah dievakuasi ke Keneyam pada jam 8 pagi dan akan direncanakan diterbangkan ke Timika dan Wamena.
Tugas pemerintah Kabupaten Nduga tidak lain ialah hanya membantu tugas TNI dan Polri untuk melakukan evakuasi terutama di beberapa distrik terdampak konflik.
Rencananya, rombogan akan dilepas langsung oleh Bupati Kabupaten Nduga di lokasi halaman Gereja Wamaroma Napua Kabupaten Jayawijaya.
Sementara itu, Dandim 1702 Jayawijaya, Letkol Inf. Chandra Dianto mengungkapkan, korban TNI yang direncanakan akan dievakuasi dalam keadaan sehat dan sudah ditangani.
Dijelaskan, kondisi korban dalam keadaan baik hanya mengalami luka lecet, dan saat ini sudah berada di Pos dan nantinya akan di evakuasi ke Wamena Jayawijaya.
“Kondisi sehat disana dan anggota kita di Pos Yigi sementara sudah dievakuasi di Mbua hanya satu orang dan yang satu kena percikan,” kata Dandim 1702 Jayawijaya.
Kondisi terkahir di beberapa distrik wilayah Konflik dalam keadaan kondusif dan proses evakuasi juga dalam keadaan aman dan kondusif.(NP)












