DPD PDIP Papua Gelar Rakerda untuk Mantapkan Konsolidasi Jelang Pilkada Serentak

  • Whatsapp
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto didampingi Ketua DPD PDIP Papua Jhon Wempi Wetipo dan sejumlah pengurus DPD PDIP Papua lainnya saat menabuh Tifa sebagai tanda secara resmi dibukanya kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I DPD PDIP Papua Tahun 2020, di Suni Garden Lake Hotel and Resort, Hawaii, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (13/3) Siang.

Jayapura (KT) – Dalam rangka konsolidasi, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Papua, Jumat (13/3) Siang, menggelar rapat kerja daerah (Rakerda) I tahun 2020 di Suni Garden Lake Hotel and Resort, Hawaii, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura. Rakerda tersebut membahas sejumlah langkah-langkah strategis dalam menghadapi Pilkada Serentak tahun 2020 di Papua pada tanggal 23 September 2020 nanti.

“Jadi untuk persiapan menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di Papua dari 11 kabupaten, kami dari PDIP hanya bisa ikut di 9 Kabupaten. Karena di 2 daerah kita tidak punya kursi, dan untuk 9 Daerah yang diikuti oleh PDIP ini sepenuhnya akan dilakukan konsolidasi yang secara ideal partai menyiapkan dan mendorong kader partai untuk masuk dalam jabatan-jabatan strategis tersebut,” terang Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto kepada wartawan usai pembukaan Rakerda I Tahun 2020 DPD PDIP Papua, Jumat (13/3) siang.

Dikatakannya, pada Rakerda kali ini, juga akan dilakukan konsolidasi untuk pembentukan badan saksi pemilu tingkat nasional, badan pemenangan pemilu dan juga upaya penggalangan tokoh.

Hasto Kristiyanto menambahkan, mereka para kader Partai yang nantinya direkomendasikan wajib mengikuti sekolah partai, sebagai bukti keseriusan partai PDI-P didalam menyiapkan para calon kepala daerah.

“Jadi untuk 9 daerah yang diikuti PDIP sebagai peserta Pilkada nama-nama kader akan mengerucut, dan hanya baru kabupaten Asmat yang telah dikeluarkan rekomendasi partai, nantti hari Senin (16/3) pekan depan kita akan bahas sebagian dan di Senin depan juga kita akan bahas sama-sama,” imbuhnya.

Katanya, dalam Rakerda I DPD PDIP Provinsi Papua harapannya dapat membangun optimisme masa depan Papua melalui kepeloporan kader-kader PDI-P seperti arahan Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri, agar seluruh kader mengedepankan dialog untuk bangun optimisme dengan mengedepankan kemanusiaan.

“Ketua umum menaruh perhatian khusus kepada Papua termasuk bapak Joko Widodo, karena Papua menjadi bagian akan jalan kebudayaan untuk bangun martabat dan kemajuan masyarakat Papua dengan mengedepankan aspek sosiologis, pendekatan dialog dan memastikan keamanan selalu dapat tercipta,” tukas Hasto.

Sementara itu ditempat yang sama, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai PDIP Provinsi Papua, Jhon Wempi Wetipo menuturkan, apapun keputusan DPP akan tetap dikawal, dari sembilan kabupaten ada tujuh kabupaten yang menjadi target PDIP.

“Jadi tujuh kabupaten itu adalah Supiori, Waropen, Nabire, Mamberamo Raya, Yalimo, Boven Digoel dan Asmat,” bebernya.

Untuk itu, pria yang akrab disapa JWW ini berharap DPP yang akan merekomendasikan kader calon kepala daerah yang nantinya akan ikut Pilkada, dengan begitu seluruh kader akan lebih solid membangun komitmen PDIP dalam menghadapi pemilu di Tahun 2024 mendatang yang diprediksi jauh lebih berat ketimbang pemilu sebelumnya.

Selain dihadiri Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, kegiatan Rakerda ini juga dihadiri para pengurus serta ratusan kader dari DPD PDIP dan DPC PDIP di Provinsi Papua. (Jems)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *