Tahap II, Dalang Video Pornografi Jadi Tahanan Kejari Mimika

  • Whatsapp
Tahap II, Dalang Video Pornografi Jadi Tahanan Kejari Mimika

TIMIKA (KT) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua menyerahkan berkas tahap dua kasus video Porno dengan tersangka AZHIB alias Ida ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Mimika, Jumat (23/10/2020).

AZHIB alias Ida disangka mendalangi perekaman video ranjangnya dengan oknum tokoh Masyarakat MM, selama 58 detik. Kemudian mengirimkannya kepada seseorang yang disebut sebagai ‘Bigbos’.

Kepala Seksi Tata Urusan Negara (Kasitun) Kejati Papua, Abdul Rahman mengatakan, pelimpahan tahap dua kepada Kejari Mimika itu dikarenakan ‘locus delecti’ atau tempat kejadian perkara (TKP) di Timika.

Dimana, kasus ini awalnya ditangani Polres Mimika. Tapi kemudian kasus diambil alih Polda Papua karena diduga melibatkan pejabat teras di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika yang juga ditetapkan sebagai tersangka penyebar video tersebut.

“Kasusnya sudah P-21 (berkas sudah dinyatakan lengkap), sehingga sekarang dilakukan tahap II. Dengan tahap II ini, persidangan akan dilakukan di Pengadilan Negeri Timika. Kemungkinan akan ada pendampingan dari Kejati Papua sebagai JPU,” kata Abdul Rahman usai melakukan pelimpahan tahap dua di Kejari Mimika, Jalan Agimuga Mile 32, Jumat siang.

Dikatakannya, berdasarkan berkas perkara yang telah diperiksa dan diteliti, AZHIB alias Ida mengakui bahwa, ia merekam video atas inisiatif sendiri tanpa mendapat suruhan dari orang lain. Perekaman dilakukan menggunakan handphone pribadi

“Tersangka mengakui kalau dia sendiri yang melakukan perekaman. Makanya dikenakan Undang-Undang Pornografi, yang mana telah membuat atau memproduksi. Tersangka memiliki dua HP, namun yang pertama LCD (layar) rusak, maka dia menggunakan HP Baru,” ujar Abdul Rahman.

Kendati demikian, file-file video tersebut sudah dipindahkan ke handphone yang baru.

“Karenanya, HP dan SIM card digunakan sebagai barang bukti dalam kasus ini,” imbuhnya.

AZHIB alias Ida, kini dijerat dengan Pasal 29 Undang undang nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi, dengan ancaman enam tahun pidana penjara.

Untuk sementara, penahanan AZHIB alias Ida dititipkan ke Polres Mimika selama 20 hari kedepan sembari menunggu proses pelimpahan ke Pengadilan Negeri Timika. Setelah itu, akan ditahan di Lapas Kelas II B Timika.

Perlu diketahui, video yang menunjukkan adegan ranjang berdurasi 58 detik itu viral di media sosial WhatsApp sejak Selasa (11/8/2020) lalu.

Dalam video yang melibatkan MM, sebagai korban, AZHIB alias Ida, pemeran perempuan itu diam-diam merekam adegan itu dan mengaku kepada korban bahwa sedang membalas sebuah SMS.

Kasus ini kemudian ditindaklanjuti sesuai laporan polisi nomor LP/550/VIII/2020/Papua. (SL)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *