Wamena (KT) – Sebagai calon penerima Vaksin Sinovak atau suntikan Vaksin Covid-19, maka setiap peserta Vaksinasi diwajibkan melakukan pemeriksaan kesehatan.
Untuk kegiatan pemeriksaan kesehatan ini, telah dilakukan oleh Forkopimda Kabupaten Jayawijaya, Selasa (2/2/2021) yang di pusatkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Jayawijaya, atau tepatnya di ruang Unit Donor Darah RSUD Wamena.
Pemeriksaan Kesehatan yang dilakukan oleh Forkopimda Kabupaten Jayawijaya dilakukan sejak pagi hari jam 09.00 Waktu Wamena yang dibuka langsung oleh Bupati Kabupaten Jayawijaya dan Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya.
Hadir dalam kesempatan itu, Dandim 1702 Jayawijaya, Letkol Inf Arif Budi Situmeang, Kapolres Jayawijaya, AKBP Dominggus Rumaropen, Ketua DAP Kabupaten Jayawijaya, Dominikus Sorabut, Perwakilan Pemuda Kabupaten Jayawijaya, Muly Wetipo dan Ketua Pengdilan serta Kepala Distrik Wamena Kota.
Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya, Marthin Yogobi, SH,M.Hum usai memeriksa kesehatannya menjelaskan, kegiatan Pemeriksaan kesehatan ini merupakan tahap awal bagi setiap peserta Vaksinasi sebelum menerima suntikan Vaksin Sinovak atau Vaksin Covid-19.
“Hari ini kita pemeriksaan kesehatan dalam rangka untuk menentukan layaknya seseorang menerima Vaksin Sinovak, dan sekarang ini kita ada menunggu hasil,” kata Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya.
Kata Wabup Marthin, setelah dilakukan Pemeriksaan kesehatan, setiap peserta akan menunggu hasil yang nantinya akan dikeluarkan dan ditetapkan oleh Tim Dokter yang ada di RSUD Wamena.
Untuk dilingkungan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Wakil Bupati Marthin Yogobi menyebutkan, akan memberikan pemahaman kepada setiap ASN agar bisa melakukan pemeriksaan kesehatan.
Menurut Wabup Marthin, pemberian Vaksin kepada setiap orang, tidak serta-merta akan diberikan langsung, namun semuanya harus melalui tahapan-tahapan dan salah satunya ialah melakukan pemeriksaan Kesehatan bagi setiap peserta calon penerima Vaksin.
“Jadi jangan berpikir, langsung akan diberikan Vaksin, tetapi harus ada pemeriksaan awal untuk setiap calon peserta,” kata Wabup Marthin.
Sementara itu, Dandim 1702 Jayawijaya, Letkol Inf Arif Budi Situmeang menjelaskan, sesuai dengan jumlah Vaksin 1200 yang diterima di Jayawijaya, pemberian Vaksin akan diberikan kepada 600 orang pertama.
Sehingga menjadi kewajiban sebagai Forkopimda Kabupaten Jayawijaya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu, sebelum menerima suntikan Vaksin Sinovak.
Menurutnya, sebagai calon penerima Vaksin, sudah sepatutnya harus menjaga Protokol kesehatan, begitu halnya di lingkungan Mako Kodim 1702 Jayawijaya.
Dandim berpesan dan menghimbau kepada seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Jayawijaya untuk tetap menjaga imunitas Tubuh dengan rajin berolahraga dan mengkonsumsi makanan yang bergizi.(NP)












