Rusuh Pasar Jibama, Polisi Sebut 1 Warga Meninggal dan Temukan 3 Buah Selongsong Peluru

  • Whatsapp

Wamena (KT) – Kerusuhan yang terjadi di pasar Jibama pada jam 4 Sore, Jumat (4/6/2021) telah megakibatkan 1 orang warga masyarakat asal salah satu Distrik di Jayawijaya meninggal Dunia.
Dari tempat kejadian perkara (TKP), Polisi berhasil mengamankan 3 buah selongsong perluru, namun polisi belum dapat memastikan dari pihak mana yang melakukan penembakan hingga nyawa seorang warga Kabupaten Jayawijaya meninggal Dunia.
Polisi Polres Jayawijaya langsung melakukan pengamanan disekitar lokasi kejadian, tepatnya di Pasar Jibama, Distrik Hubikiak Kabupaten Jayawijaya.
“Memang tadi ada masyarakat meninggal dunia yang terjadi di pasar Jibama akibat dari kena peluru. Kita bisa mengatakan bahwa kena peluru karena saat di TKP kami temukan 3 selongsong peluru, namun kami dari pihak kepolisian belum bisa menentukan bahwa dari pihak mana yang melakukan penembakan,” kata Wakapolres Jayawijaya, Kompol Ridwan SH.MH di kediamannya, Mako Polres Jayawijaya.
Walapun ada masyarakat yang diakui polisi telah meninggal Dunia, Polisi tetap memastikan kondisi dan keamanan di Lokasi Pasar Jibama Wamena dalam keadaan Kondusif, karena pihak keamanan dengan kekuatan penuh di TKP, sehingga situasi bisa dikendalikan.
Antisipasi yang dilakukan oleh pihak Kepolisian ialah dengan menempatkan pihak keamanan dan melakukan patroli di seputan pasar Jibama dan juga kota Wamena.
Menurut Wakapolres Jayawijaya, kejadian itu disebabkan oleh anak-anak Aibon yang ada di Pasar Jibama Wamena, namun persoalan itu sudah diselesaikan.
Saat disinggung keterkaitan kejadian dengan perjudian yang selama ini tumbuh sumbur di Pasar Jibama, Wakapolres Jayawijaya menyebutkan, kejadian itu dipicu oleh anak-anak Aibon yang salah paham.
Kalaupun ada kaitannya dengan perjudian, Wakapolres menyebutkan, dirinya tidak dapat memeberikan keterangan, namun untuk pasar Jibama, Polisi tetap melakukan patroli.
Sementara, anggota yang selama ini ditugaskan di Pospol Pasar Jibama, Wakapolres mengakui, bahwa personil yang ditempatkan di lokasi telah di cabut.
Alasan pertimbangannya, Polisi hanya melakukan patroli saja, dimana setiap malam ada 35 anggota atau satu regu di fungsikan, sehingga Wakapolres menyebutkan itu sudah cukup, apalagi pasar Jibama dekat dengan Polres dan mudah dijangkau.
Sementara itu, untuk aksi perjudian yang tumbuh subur di Pasar Jibama, Wakapolres menyebutkan akan menindaktegas perjudian di Pasar Jibama, dan juga akan menindak tegas bagi siapa saja yang menjadi aktor atau yang memasang aksi perjudian di Pasar Jibama.
Saat ditanya tentang keterlibatan aparat keamanan dalam menjaga pasar, Wakapolres Jayawijaya menyampaikan, langsung berurusan dengan Bapak Haji Aspar dan juga terkait dana keamanan yang dikupulkan pedagang di Pasar Jibama, Wakapolres menyebutkan, hal itu bukanlah urusan Polisi, melainkan urusan kepala pasar.
“Kalau dia ada tarik dari kios-kios dipasar Jibama, itu bukan urusan kami kami tidak tahu itu, itu interen mereka di pasar Jibama itu,” kata Wakapolres Jayawijaya.(NP)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *