Hi-Labewa Dapat Menjadi Kreator Kreatif Pembangunan Jayawijaya

  • Whatsapp
Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya Saat Menyematkan Tanda Peserta Pelaksanaan Mubes Hi-Labewa Ke – III Kabupaten Jayawijaya

Wamena (KT) – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya berharap kepada anak-anak perintis dan juga anak-anak Labewa yang bernaung dalam Himpunan Lahir Besar Wamena (Hi-Labewa), agar dapat menjadi Kreator atau pencipta ide-ide kreatif dalam membangun dan mensejahterakan masyarakat di Kabupaten Jayawijaya.

“Pemerintah membutuhkan ide-ide kreatif, menjadi Hi-Labewa perlu ada masukan dan ide yang kongrit dan keratif tentang apa yang harus dilakukan Hi-Labewa untuk pemerintah,” kata Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya, Marthin Yogobi, SH.M.Hum, Senin (13/9/2021), ketika membuka kegiatan Musyawarah Besar Himpunan Lahir Besar Wamena (Hi-Labewa) Ke-III di Aula Hotel Balim Pilamo Wamena.

Read More

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dalam Kepemimpinan Bupati Jhon Richard Banua, SE.M.Si dan Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya, Marthin Yogobi, SH.M.Hum sangat terbuka untuk menerima semua masukan dan ide-ide dari Hi-labewa.

Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya yakin, melalui Mubes Hi-Labewa Ke-III di Kabupaten Jayawijaya, dapat merumuskan sesuatu yang baru dan bisa mewujudkan harapan dan keinginan orang-orang tua perintis yang sudah membangun Kabupaten Jayawijaya.

Wakil Bupati mengajak seluruh anak-anak Perintis dan juga anak-anak Lahir Besar Wamena untuk bersama-sama mengharagai para perintis Jayawijaya, dengan cara memperjuangkan apa yang sudah dilakukan oleh para perintis Jayawijaya terdahulu.

Mewakili Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Jayawijaya, Wakil Bupati Jayawijaya berharap, agar dalam kepengurusan Hi-Labewa tetap berpegang teguh pada persatuan dan keesatuan yang kuat, tanpa membeda-bedakan suku, agama dan ras, karena HI-Labewa adalah satu dan lahir di Kota Wamena.

Wakil Bupati Jayawijaya percaya, Mubes Ke-III yang dilaksanakan di Wamena, dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang baik untuk kemajuan Kabupaten Jayawijaya kedepan.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya, menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh perintis ke Kabupaten Jayawijaya sejak tahun 1955, karena perintis yang masuk ke Jayawijaya memiliki cinta untuk membangun Wilayah Jayawijaya, mulai dari hutan rimba hingga sampai kemajuan Wamena yang ada saat ini.

Pemerintah Jayawijaya beraharap, Hi-Labewa dapat membantu pemerintah Jayawijaya dalam mengatasi permasalahan sosial di kota Wamena, dengan tujuan pembangunan Kabupaten Jayawijaya yang lebih baik lagi.

Kerena, Hi-Labewa merupakan satu kesatuan yang solid dan bisa menjadi orang-orang yang proaktif, tidak mudah terprovokasi dan mampu mejadi penengah penyelesaian konflik di tengah-tengah masyarakat Jayawijaya.

Ketua Umum Labewa, Jim R Tebay, dalam Video Confrancenya menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Panitia yang telah bekerja dengan baik, sehingga pelaksanaan Mubes Hi-Labewa Ke-III Jayawijaya dapat terwujud.

Jim R Tebay menyebutkan, tertundanya pelaksanaan Mubes Hi-Labewa dikarenakan pandemic Covid-19, namun dengan semangat yang tinggi, akhirnya pelaksanaan Mubes Hi-Labewa Ke-III dapat dilaksanakan pada tahun 2021 di Wamena Kabupaten Jayawijaya.

Selaku Ketua Umum, dirinya mengajak seluruh Hi-Labewa untuk mendukung kegiatan Mubes Hi-Labewa Ke-III, sehingga dapat melahirkan ide-ide yang lebih bagus yang berdampak pada perubahan dan kemajuan organisasi Hi-Labewa kedepan.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksanaan Mubes Hi-Labewa Ke-III, Sonny Imbiri menjelaskan, tujuan pelaksanaan Mubes Hi-Labewa Ke-III Jayawijaya ialah, terbentuknya badan pengurus yang nantinya dapat memimpin dan menjalankan tugas dan tanggungjawab pada organisasi Labewa, serta melegalkan organisasi secara resmi.
Tujuan lain dalam Mubes Hi-Labewa Ke-III ialahm menjalin persatuan dan kesatuan sesama anak Perintis, Labewa dan kepada seluruh masyarakat asli Pribumi.

Selain itu, tujuan Mubes Hi-Labewa ialah, ingin menggali, mengidentifikasi, mengasah, menguatkan, merefleksi, menghasilkan dan mempersiapkan generasi muda pribumi dan Labewa yang nantinya menjadi pemimpin professional yang dapat memimpin masyarakat dengan jiwa yang beriman dan berintegritas.

Sonny menyebutkan, dalam pelaksanaan Mubes Hi-Labewa Ke-III Jayawijaya, tema yang diangkat ialah, bersatu untuk mengangkat dan menata kembali karya perintis, dan sub tema yang dibawa dalam kegiatan Mubes Hi-Labewa Ke-III ialah, anak perintis dan Lebewa bersatu mewujudkan kasih menembus perbedaan antara sesama.(NP)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *