Masyarakat Distrik Wita Waya Kembali Dukung Jalan Lingkar Lukmen

  • Whatsapp
Bupati Jayawijaya Kunjungan Kerja Ke Distrik Wita-Waya

Wamena (KT) – Dalam Kunjungan kerja Bupati Kabupaten Jayawijaya ke Distrik Wita-Waya, masyarakat yang ada di wilayah itu kembali menyampaikan dukungannya terhadap pembangunan jalan lingkar Lukmen.

Sebelumnya, masyarakat setempat sudah sepakat mendukung pembangunan Jalan Lingkar Lukmen yang melintasi daerah tersebut, terutama pada awal pembukaan jalan lingkar Lukmen.

Read More

“Selama ini masyarakat minta pembangunan jalan, sehingga dengan dibukanya jalan lingkar lukmen ini masyarakat Witawaya seratus persen terima,” ungkap Natalis Kerda, Kepala Suku sekaligus Sekretaris LMA Distrik Witawaya, Kamis (23/9/2021) di Distrik Wita-Waya Jayawijaya.

Menurutnya, apa yang disampaikan bupati dalam dialog bersama masyarakat saat itu sama dengan apa yang telah menjadi hasil kesepakatan masyarakat.

“Kami sudah putuskan jalan lingkar lukmen kami terima dan akses jalan pertama (jalan lama) ini akan dibuka lagi hingga ke distrik hubikosi,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua mengatakan pembangunan jalan Lingkar Lukmen di Distrik Witawaya belum berjalan maksimal karena masih perlu memberi pemahaman dan mendengarkan pendapat masyarakat Witawaya.

“Hari ini kami sepakat jalannya tidak kami tarik ke bawah atau ke atas, kita fokus jalan yang ada (jalan lama) untuk diaspal dan membuka jalan baru yang akan dimulai diantara puskesmas dan sekolah sampai di Muai,” ungkap Bupati Jayawijaya.

Menurutnya, hal ini menjadi satu kesepakatan yang diambil masyatakat Witawaya untuk menerima pembangunan.

“Aspirasi ini sudah cukup lama, setiap kita berkunjung ke distrik ini masyarakat selalu menyampaikan tentang jalan ini,” katanya.

Untuk peningkatan jalan lama dan pelebaran badan jalan lingkar lukmen di Distrik Witawaya menurut Banua hal tersebut telah dikoordinasikan dengan Dinas PU Provinsi sehingga tidak ada masalah.

“Jalan lingkar lukmen di witawaya kita buka dengan lebar 11 meter, yang penting akses jalan bisa tembus dulu, kalau langsung dibuka dengan 22 meter tapi tidak sampai maka sia-sia. Jadi yang di wara 22, di witawaya akan masuk dengan 11 meter,” ungkap dirinya.

Sementara jalan lama yang akan dilakukan peningkatan yakni pengaspalan dari mata jalan utama hingga di depan kantor distrik diperkirakan sepanjang tiga kilo meter.(NP)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *