Minta Keadilan, Bupati Didimus Minta Proses Hukum Ditegakkan

  • Whatsapp
Minta Keadilan, Bupati Didimus Minta Proses Hukum Ditegakkan

JAYAPURA (KT) – Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli minta aparat Kepolisian segera melakukan proses hukum terhadap para pelaku kerusuhan yang menyebabkan korban berjatuhan di Yahukimo, Minggu (3/10/2021).

“Proses hukum tetap jalan untuk mendapatkan keadilan terhadap para korban yang meninggal ini. Disana ada janda, duda, yatim piatu dan tidak ada yang bertanggung jawab terhadap itu,” tegas Bupati Didimus, Selasa (5/10/2021).

Didimus Pun mengaku telah menghadap Kapolda Papua dan berkomunikasi dengan Kapolres Yahukimo terkait hal tersebut.

“Kemarin saya sudah menghadap Kapolda, dan komunikasi dengan pak Kapolres, proses hukum harus jalan, ini demi mendapatkan keadilan bagi masyaakat saya yang menjadi korban,” tegas Didimus.

Terkait korban yang meninggal dunia, lanjut Didimus dalam waktu dekat Ia akan kembali ke Yahukimo, menghadiri pemakaman sekaligus melihat para korban lainnya termasuk pengungsi yang saat ini mengamankan diri di Polres dan tempat pengungsian lain.

Sebelumnya, Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli bersama wakilnya, Esau Miram, Selasa (5/10/2021) mengunjungi para korban kerusuhan Yahukimo, yang menjalani perawatan di RSUD Dok II Jayapura.

Bupati dan Wakil bupati memberikan penguatan serta doa kepada warganya yang menjadi korban kekerasan brutal oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, saat insiden penyerangan di Yahukimo, Minggu (3/4/2021) lalu.

“Hari ini saya bersama pak Wakil datang dan mengunjungi saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana kemanusiaan, kami memberikan semangat dan doa untuk kesembuhan, karena hati yang gembira adalah obat ” kata Bupati Didimus.

Menurut Didimus, korban Yahukimo yang menjalani perawatan di RSUD Dok II sebanyak 11 orang termasuk dua kepala dinas dan satu orang yang sedang menjalani operasi.

Sekedar diketahui, akibat kerusahan di Yahukimo enam orang warga dinyataka meninggal dunia, dan 41 orang menjadi korban luka-luka akibat benda tajam.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengaku saat ini pihaknya telah menahan 52 oknum yang diduga kuat sebagai pelaku penyerangan di sejumlah tempat di Dekai termasuk rumah ibadah. (TA)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *