Safari Pemilu 2024 Provinsi Papua Tengah, Lahirkan Kesepakatan Bersama Agar Berjalan Jujur, Aman dan Demokratis

  • Whatsapp

NABIRE, (KT)- Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama TNI, Polri, Penyelenggara Pemilu bersama pengurus Partai Politik peserta pemilu menggelar safari Pemilu Tahun 2024.

Dalam safari Pemilu itu lahir 6 kesepakatan bersama guna menciptakan Pemilu yang jujur, aman dan demokrasi di Provinsi Papua Tengah.

Read More

Adapun 6 kesepakatan yang ditandangani Pj. Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos., MM, Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri, perwakilan Pangdam XVII/Cendrawasih, KPUD dan Bawaslu Papua Tengah serta perwakilan dari seluruh Partai Politik peserta pemilu menyatakan.

1. Kami sepakat, siap menyukseskan pelaksanaan pemilu tahun 2024 secara jujur, adil dan demokratis dalam suasana tertib, lancer dan aman.
2. Kami sepakat, tidak akan melakukan segala bentuk ancaman, intimidasi, provokasi, tindakan anarkis dan bentuk bentuk kekerasan lainnya selama pelaksanaan pemilu tahun 2024 di Provinsi Papua Tengah
3. Kami sepakat, tidak akan menyebarkan atau mengeksploitasi isu isu yang bersifat suku, agama, ras-antar golongan (sara).
4. Kami TNI dan Polri siap mengamankan dan sepakat menjunjung tinggi netralitas penyelenggaraan pemilu tahun 2024.
5. Kami peserta pemilu sepakat untuk siap menang dan siap menerima kekalahan hasil perolehan suara pada pemilu tahun 2024.
6. Kami sepakat mentaati semua ketentuan, memegang teguh moral dan etika politik yang bersumber dari nilai nilai Pancasila dan UU Dasar 1945, serta mengutamakan kepentingan umum dan menghormati hak asasi manusia.

Pj. Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos., MM mengatakan bahwa safari pemilu2024 yang digagas oleh Kapolda Papua, Pangdam XVII/Cendrawasih dan Kabinda ini sangat memberikan bobot nilai yang penting untuk persiapan pemilukada di Provinsi Papua Tengah.

“Melalui kebersamaan ini saya percaya bahwa kita Forkopimda di Provinsi Papua induk 4 provinsi daerah otonomi batru (DOB) akan bergandengan tangan bersama dan berjalan untuk melaksanakan suksesi Pemilu 2024, apalagi ini pemilu serentak pertama kali secara nasional,” ungkapnya kepada wartawan, Senin (18/9/2023).

Ribka Haluk menyampaikan kebersamaan ini adalah langkah awal yang baik guna mensukseskan pemilu serentak tahun 2024. Ia berharap dengan lahirnya kesepakatan bersama antara Forkompinda dan para peserta pemilu, semua pihak berkomitmen untuk melaksanakannya.

“Lahirnya kesepakatan bersama itu merupakan komitmen yang baik diantara semua pihak, khususnya bagi penyelenggara dan peserta permilu,: lugasnya.

Selain itu juga ia menambahkan Pemerintah Provinsi Papua telah melakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Itu artinya pemerintah Provinsi Papua berkomitmen untuk memberikan fasilitasi dan dukungan kepada penyelenggaraan pemilu, dalam hal ini KPU, Bawaslu dan TNI-Polri.

“Ditingkat provinsi kami sudah siapkan dukungan dana untuk pelaksanaan 40 persen ditahun ini, kemudian 60 persen di tahun depan. Saya pikir prosesnya ini sudah lama, artinya bahwa ini kita sudah melangkah kedepan,” tutupnya.

Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri, menjelaskan Provinsi Papua Tengah merupakan langkah awal dilaksanakannya safari pemilu 2024. Ia berkeinginan Provinsi Papua Tengah menjadi contoh bagi daerah DOB lainnya dalam pelaksanaan pemilu.

“Safari Pemilu kita mulai dari daerah ini dan saya berharap nanti juga di Papua Gunung bisa membawa nuansa yang sama termasuk di wilayah Papua Selatan dan terakhir nanti di Papua yang melahirkan provinsi di tanah ini,” jelasnya.

Mathius menyanjung kepemimpinan Pj Gubernur Papua Tengah, yang dianggapnya sebagai perempuan yang cerdas dan mampu merangkul semua pihak, khususnya dalam rangka persiapan pemilu. Ia menilai banyak hal-hal yang baik dalam diskusi pada safari Pemilu yang menghadirkan pelaku poltik.

“Saya bersyukur dan berterima kasih mempunyai seorang perempuan Papua yang luar biasa, bisa mengakomodir semua pihak. Saya percaya daerah ini akan menjadi cikal bakal lahirnya pesta demokrasi yang baik. Apalagi tidak ada sumbatan untuk kita bisa berkomunikasi aktif, dalam rangka menyipkan penyelenggaraan pemilu,” katanya.

Mathius berharap KPUD dan Bawaslu bisa benar-benar melakukan tugasnya dengan baik, sehingga akan muncul kader-kader politik anak anak muda yang bisa membawa kesejahteraan bagi Provinsi Papua Tengah, dalam bingakai Negara Kesatuan Rapublik Indonesia.

“Kita akan terus membangun komunikasi,sampai pada pelaksanaan pemilu, supaya hal-hal yang mingkin belum terjawab dalam safari ini bisa kita selesiakan. Selanjutnya kami akan ke Papua Pegunungan dan saya yakin akan sedikit berbeda nuasanya, mengingat disini di pimpin oleh perempuan yang luar bisa,” tuturnya.

Sedangkan Ketua KPUD Provinsi Papua Tengah, Jennifer Darling Tabuni mengatakan bisa terselenggaranya kegiatan ini merupakan hal yang sangat luar biasa. Dimana pertemuan ini bisa menghadirkan semua pihak, mulai dari penyelenggara pemilu, keamanan, pemerintah daerah dan juga yang terpenting para peserta pemilu.

“Ini adalah suatu bentuk kepedulian dari kepolisian, untuk mencegah agar hal-hal yang tidak kita inginkan bisa terjadi. Jadi sedia payung sebelum hujan, jadi terima kasih. Kami harap kegiatan ini tidak berhenti disini, melainkan di tingkat kabupaten bisa dilakukan,” tuturnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *