NABIRE, (KT) – Tim mini soccer SMP Negeri 1 Nabire Barat resmi menobatkan diri sebagai jawara dalam ajang Turnamen Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup I Tahun 2026 tingkat SMP se-Kabupaten Nabire. Gelar juara tersebut diraih usai membekuk SMP Negeri 5 Nabire dengan skor tipis 1-0 pada laga pamungkas di lapangan pertandigan, Senin (26/10/2026).

Atas kemenangan gemilang ini, SMP Negeri 1 Nabire Barat berhak membawa pulang piala bergilir, piala tetap, medali, piagam Kapolda, serta dana pembinaan senilai Rp25 juta.
Sementara itu, SMP Negeri 5 Nabire harus puas bertengger di posisi runner-up dan memperoleh piala tetap, medali, piagam, serta uang pembinaan sebesar Rp20 juta.
Perebutan Tempat Ketiga & Penghargaan Individu
Pada laga sengit perebutan tempat ketiga, SMP YPK Imanuel sukses menumbangkan SMP Negeri 4 Nabire lewat drama adu penalti berkesudahan 5-4, setelah menyajikan duel sengit berimbang 2-2 di waktu normal. Hasil ini menempatkan SMP YPK Imanuel di podium ketiga (piala, medali, piagam, dan uang pembinaan Rp15 juta), disusul SMP Negeri 4 Nabire di posisi keempat (medali, piagam, dan uang pembinaan Rp10 juta).
Tak hanya persaingan antar-sekolah, turnamen yang diikuti 36 tim ini turut mengapresiasi deretan pemain berprestasi yang bersinar sepanjang kompetisi:
Pemain Terbaik: Arka (SMP Negeri 5 Nabire)
Kiper Terbaik: Abel Pakuai (SMP Negeri 1 Nabire Barat)
Top Skor (Sama-sama 9 Gol): Daniel Pakage (SMP YPK Imanuel) & Arlan Suruan (SMP Negeri 3 Nabire)
Masing-masing peraih penghargaan individu mengantongi piala, piagam Kapolda, dan bonus pembinaan senilai Rp2 juta.
Pesan Kapolda Papua Tengah: Olahraga untuk Karakter dan Persaudaraan
Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan daya juang dan semangat sportivitas tinggi.
“Saya mengucapkan selamat kepada SMP Negeri 1 Nabire Barat yang berhasil meraih juara. Kepada tim yang belum menjadi juara, jangan berkecil hati. Kalian semua adalah anak-anak hebat yang berani berkompetisi dan memberikan penampilan terbaik,” tutur Kapolda.
Ia menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar mengejar piala atau hadiah, melainkan medium pembentukan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta rasa saling menghargai.
“Kemenangan bukan satu-satunya tujuan. Yang lebih penting adalah bagaimana belajar menghargai lawan, bekerja sama, mematuhi aturan, dan menerima hasil pertandingan dengan lapang dada. Teruslah berlatih, belajar dengan tekun, hormati guru dan orang tua, serta bersiap menjadi generasi muda Papua Tengah yang berprestasi,” tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, Kapolda berharap event ini dapat menjadi agenda tahunan yang rutin diselenggarakan untuk memunculkan bibit-bibit berbakat dari Nabire.
Panitia Apresiasi Antusiasme 36 Sekolah
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia Turnamen, Rexsi Y. Rumakiek, menyampaikan rasa terima kasih kepada Kapolda Papua Tengah, jajaran panitia, wasit, hingga pihak sekolah dan orang tua yang mendukung penuh kompetisi.
“Kami bersyukur turnamen berjalan lancar hingga babak final. Antusiasme 36 tim SMP se-Kabupaten Nabire menunjukkan betapa besarnya minat pelajar terhadap olahraga mini soccer,” ungkap Rexsi.
Rexsi berharap ajang ini menjadi batu loncatan bagi para pelajar untuk terus berkembang dan menjaga nilai persaudaraan. “Semoga kompetisi ini melahirkan bibit-bibit pesepak bola berbakat dari Nabire dan Papua Tengah. Sampai jumpa di kompetisi berikutnya, tetap semangat berlatih!” pungkasnya.












