Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad Pos Pitewi membuat Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan memanfaatkan aliran Sungai yang ada di Kampung Kriko.[/caption] Bagai dayung bersambut, rencana Pos Pitewi ini pun didukung sepenuhnya oleh Masyarakat Kampung Kriko. Tekhnis pelaksanaannya, Personel Pos Pitewi membagi kedalam 2 kelompok kerja, yaitu kelompok yang membantu memasukkan tanah/pasir kedalam karung, dan kelompok yang membantu personel Satgas membendung aliran sungai. Dalam proses pembuatannya, aliran sungai dibendung menggunakan karung goni yang telah diisi oleh tanah/pasir, kemudian diperkuat dengan menggunakan papan kayu sebagai penahan. Sembari membuat bendungan, beberapa personel Satgas membuat kuda-kuda atau tempat kedudukan kincir air. Untuk diketahui kincir air tersebut telah disiapkan sejak awal sebelum berangkat melaksanakan penugasan ke Papua. Setelah aliran sungai terbendung, selanjutnya pemasangan pipa berdiameter 20 cm untuk mengalirkan air dari bendungan menuju kincir air. Diharapkan dengan menggunakan pipa berdiameter 20 cm dapat dihasilkan aliran air yang cukup kuat yang mampu memutar kincir air tersebut. Putaran dari kincir air tersebut akan menggerakkan Generator yang sebelumnya telah disesuaikan dengan tekanan air. Kemudian dari Generator tersebut akan dihasilkan energi listrik yang akan dialirkan ke beberapa fasilitas umum yang ada di Kampung Kriko seperti Gereja dan kantor Balai Desa serta rumah rumah warga Kampung Kriko. Elis Bewangkir selaku Ondoapi Kampung Kriko sangat berterima kasih kepada personel Pos Pitewi karena telah berupaya menghadirkan listrik di Kampung Kriko, walaupun listrik yang dihasilkan dari PLTA hasil kolaborasi antara personel Satgas dan warga Kampung Kriko tersebut belum mampu mengalirkan listrik ke seluruh Kampung Kriko. Dansatgas Yonif Para Raider 501 Kostrad dalam acara peresmian PLTA Kampung Kriko menuturkan bahwa apa yang dilakukan oleh jajarannya semata mata adalah untuk membantu merealisasikan program Pemerintah yaitu program listrik masuk desa (Lisdes). Selain itu, Satgas 501 Kostrad juga berharap di momen Hari Kemerdekaan ini masyarakat Kampung Kriko sudah dapat menikmati listrik di rumah mereka. Semoga hal kecil yang dilakukan ini bisa memberi arti kepada masyarakat Kampung Kriko yang saat ini sangat mengharapkan kehadiran listrik di Kampung mereka. (Ba)]]>
Sambut HUT Kemerdekaan, Satgas Kostrad Hadirkan Listrik Bagi Masyarakat Perbatasan
Recommendation for You

Timika, (KT)– Wakil Ketua I Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko), Marianus Maknaipeku, menyampaikan apresiasi mendalam atas kinerja Satgas Operasi Damai Cartenz dalam menjaga stabilitas…

SINAK, (KT)– Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 terus berkomitmen memperhatikan kondisi mental dan kesehatan psikologis para personel yang bertugas di daerah rawan, khususnya di Distrik…

Wamena, (KT)– Jenazah almarhum AS (41), korban aksi penembakan dan pembakaran kendaraan di kawasan Habema, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, telah dipulangkan ke kampung halamannya di…

YAHUKIMO, PAPUA PEGUNUNGAN(KT)– Personel gabungan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo menangani dua insiden gangguan keamanan yang terjadi secara terpisah di Distrik Dekai,…

Keerom, (KT)– Satuan Tugas (Satgas) Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Keerom Polda Papua terus mengembangkan penanganan perkara pascapenangkapan sejumlah anggota kelompok bersenjata di Kabupaten…







