Sosialiasi Sistem Aplikasi PON, Kasus Jabar Jangan Terulang di Papua

  • Whatsapp
Sosialiasi Sistem Aplikasi PON, Kasus Jabar Jangan Terulang di Papua

JAYAPURA (KT) ,- Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Komunifikasi dan Informatika menggelar sosialisasi dan Bimtek bagi operator sistem Aplikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020. Kegiatan sosialisasi yang digelar di Jayapura, Selasa (11/2/2020) diikuti peserta dari KONI se Indonesia.

Wakil Ketua Umum KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Suwarno, mengapresiasi kinerja dari PB PON Bidang IT (Informasi Teknology). Dimana, bidang IT kinerja paling terdepan dari bidang lainnya.

Read More

“bidang IT yang paling terdepan bila dibandingkan dengan bidang lainnya, apalagi Kominfa Papua bekerjasama dengan orang-orang IT yang bekerja pada PON XIX Jawa Barat lalu,” ujar Suwarno.

Suwarno menyatakan, aplikasi pendaftaran pada PON XX / 2020 agak berbeda dari penyelenggaraan Pendaftaran pada PON sebelumnya, karena Sistem Aplikasi Pendaftaran pada PON kali ini menggunakan data KTP elektronik yang terkoneksi langsung melalui warehouse data Kependudukan Kementerian Dalam Nageri Republik Indonesia.
Dikatakan, perwakilan yang diutus oleh KONI Provinsi se Indonesia harus paham, sehingga kedepan masalah yang terjadi di Jawa Barat tidak terulang di Papua.

“PON Jawa Barat 2016, kita buat bimtek dan sosialisasi beberapa kali, ditanya semua peserta katakan paham dengan aplikasi yang disiapkan, ternyata saat mendaftaran ada atlet dari salah satu provinsi yang tidak terdaftar, saya peringatkan kepada pengurus KONI se Indonesia jangan lagi buat masalah di Papua, tapi mari kita sama-sama pahami betul aplikasi PON serta membantu Papua mensukseskan ivent Nasional tersebut,” kata Suwarno.

Sementara itu, Asisten Bidang Perekonomian Sekda Provinsi Papua, M. Musa’ad mengatakan, system aplikasi PON XX Tahun 2020 yang disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Papua untuk mendukung penyelenggaraan PON XX 2020 berbasis cloud telah terintegrasi dengan system Kependudukan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.
Maka, hal-hal ini yang perlu diseriuskan dan menjadi perhatian dalam sosialisasi dan bimtek adalah bentuk teknisnya terkait kelengkapan administrasi para atlet dan official.

“Papua sangat siap sebagai Tuan Rumah yang baik dalam penyelenggraan PON XX / 2020. Saya menghimbau kepada peserta agar melaporkan pada pimpinannya di daerah masing-masing tentang kesiapan yang dilakukan oleh PB PON dalam mensukseskan penyelenggaraan PON XX Tahun 2020 di Papua,” terangnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *