Pemerintah Jayawijaya Gunakan Sistim Beli Hasil Kebun Masyarakat

  • Whatsapp
Bupati Kabupaten Jayawijaya Saat Melakukan Panen Jagung Di Perkebunan Masyarakat Dan Menyerahkan Alat Kerja Kepada Kelompok Tani

Wamena (KT) – Mewabahnya Virus Covid-19 di Wilayah Kabupaten Jayawijaya, membuat beberapa petani asli Jayawijaya mengalami kesulitan menjual hasil perkebunan mereka.

Untuk mengantisipasi dan juga menjawab keluhan masyarakat kelompok tani yang ada di Kabupaten Jayawijaya terkait penjualan hasil kebun masyarakat, maka pemerintah Kabupaten Jayawijaya tetap menerapkan atau menggunakan sistim beli hasil lahan perkebunan masyarakat di tempat.

Read More

Bupati Kabupaten Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE.M.Si mengatakan, masyarakat kelompok tani yang ada di Kabupaten Jayawijaya khususnya bagi meraka yang benar-benar rajin, tidak perlu merasa kuatir dengan hasil lahan perkebunannya.

Karena disaat kelompok tani mengundang Bupati ataupun Wakil Bupati untuk melakukan panen raya dilahan perkebunan, maka secara tidak langsung Pemerintah akan hadir untuk melakukan panen bersama masyarakat, sekaligus juga akan membeli hasil lahan perkebunan masyarakat di lokasi kebun masyarakat.

“Setiap kelompok tani yang membuah lahan kebun dan panen, undang pemerintah, karena kehadiran pemerintah akan langsung membeli hasil kebun mereka di tempat,” kata Bupati Jhon Richard Banua, SE.M.Si, Selasa (12/1/2021) usai melakukan panen raya Jagung di perkebunan masyarakat yang ada di Wilayah Distrik Bolakme Kabupaten Jayawijaya.

Selain itu, dalam kunjungannya di Distrik Bolakme Kampung Lany Barat, Bupati menjelaskan, beberapa aspirasi yang sudah disampaikan langsung akan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, dan Pemerintah akan berupaya untuk menjawab beberapa aspirasi masyarakat di tahun 2021.

Terkait beberapa aspirasi tentang jalan kampung, Bupati menjelaskan akan berkolaborasi menggunakan dana Kampung, sehingga jalan penghubung antar kampung yang di inginkan masyarakat dapat diwujudkan dalam waktu yang tidak lama.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Jagung, Erius Murib mengharapkan adanya perhatian pemerintah Kabupaten Jayawijaya untuk tetap memberikan perhatian kepada kelompok tani yang ada di Wilayah Kabupaten Jayawijaya.

Harapaan lain kepada Pemerintah Jayawijaya, Pemerintah Jayawijaya dapat memberikan bantuan kendaraan kepada kelompok tani yang ada di Bolakme, tujuannya agar hasil perkebunan yang selama ini berlimpah dapat dibawah ke kota Wamena untuk di jual dipasar.

Diakui Erius, lahan perkebunan jagung yang dikelola oleh kelompok tani binaannya sebesar 19 Hektar lebih, dimana selain jagung, ada tanaman Hepere atau Ubi jalar serta beberapa tanaman sisipan lainnya seperti sayur Kol dan juga sayur Kacang Panjang serta buah-buahan.(NP)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *