5 Distrik di Jayawijaya Masuk Kategori Kemiskinan Ekstrim

  • Whatsapp
Nampak Aktifitas Warga Masyarakat Yang Sedang Berjualan di Pasar Potikelek Wamena

Wamena (KT) – Sebanyak 5 Distrik yang ada di Wilayah Kabupaten Jayawijaya masuk dalam kategori kemiskinan Ekstrim.
Sesuai penentuan Lokus Kemiskinan Ekstrim, lima Distrik yang masuk dalam kategori Kemiskinan Ekstrim diantaranya, Distrik Wouma, Distrik Wesaput, Distrik Asologaima, Distrik Usilimo, dan Distrik Wouma.

Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya, Marthin Yogobi, SH.M.Hum menyebutkan, dari 5 Distrik yang masuk dalam Kategori Kemiskinan Ektrim itu, masing-masing Distrik diambil 5 kampung, sehingga jumlah keseluruhan kampung ada 25 Kampung.

Read More

Dari data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik Wamena, 5 Distrik yang disebutkan memiliki karakter masyarakat kemiskinan Ektrim, dimana untuk Kabupaten Jayawijaya mencapai 30,84 persen dari jumlah penduduk Jayawijaya atau 67.720 Jiwa yang masuk dalam kategori kemiskinan Ekstrim.

Wakil Bupati Jayawijaya menyebutkan, indokator Umum penentuan kategori wilayah dan masyarakat kemiskinan ekstrim pada 5 Distrik disebutkan ialah, kurangnya akses pelayananan dasara seperti pendidikan, kesehatan, rumah layak huni dan ketersediaan air bersih, termasuk pendapatan perkapita perhari untuk seiap warga masyarakat.

Melihat hal tersebut dan untuk menindaklanjuti arahan Wakil Presiden Republik Indonesia, maka Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menggelar pertemuan bersama OPD terkait, guna membahas dan mencari solusi penanganan masalah tersebut.

Sehingga, langkah yang akan diambil Pemerintah Kabupaten Jayawijaya ialah dengan memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang berkategori kemiskinan Ekstrim pada 5 Distrik yang disebutkan.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya akan tetap fokus bersama OPD terkait melakukan penyesuaian data, sehingga dalam penyaluran bantuan selama dua bulan berjalan kedepan, benar-benar tepat pada sasaran dan dapat menurunkan angka kemiskinan Ekstrim di Jayawijaya.

“Kami akan kroscek setiap nama yang ada dalam setiap kampung, sehingga kita akan cek di Dukcapil sesuai NIK, sehingga tidak salah sasaran dan dalam dua bulan pemerintah akan menyalurkan bantuan sosial,” kata Wakil Bupati Jayawijaya.(NP)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *